LAMONGAN, TransisiNews – Kepolisian Resor (Polres) Lamongan meningkatkan pengamanan menjelang kegiatan pengesahan anggota baru perguruan silat yang berlangsung di wilayah Gresik dan Surabaya.
Langkah preventif dilakukan melalui operasi penyekatan di kawasan perbatasan Lamongan-Gresik guna mencegah potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).
Kegiatan tersebut digelar pada Selasa (16/6/2026) mulai pukul 18.30 WIB di kawasan Tugu Paduraksa, Desa Pandanpancur, Kecamatan Deket, Kabupaten Lamongan.
Operasi dipimpin langsung oleh Kabag Ops Polres Lamongan Kompol Budi Santoso, SH dengan melibatkan personel gabungan dari Polres Lamongan dan Polres Gresik.
Dalam pelaksanaannya, petugas melakukan pemeriksaan terhadap kendaraan yang melintas, termasuk identitas pengendara dan barang bawaan.
Pemeriksaan dilakukan untuk mengantisipasi adanya pergerakan rombongan penggembira yang berpotensi menimbulkan kerawanan selama rangkaian kegiatan pengesahan warga baru perguruan silat.
Kasihumas Polres Lamongan IPDA M. Hamzaid, S.Pd mengatakan bahwa hasil operasi menunjukkan adanya sejumlah pengendara yang diduga hendak menuju lokasi kegiatan pengesahan di wilayah Gresik dan Surabaya.
Mereka diketahui membawa atribut perguruan silat dan sebagian menggunakan kendaraan yang tidak memenuhi ketentuan lalu lintas.
“Dari hasil kegiatan penyekatan, petugas mengamankan 12 orang yang terindikasi sebagai rombongan penggembira menuju kegiatan pengesahan warga baru perguruan silat. Mereka juga membawa atribut perguruan silat dan mengendarai kendaraan yang melanggar aturan lalu lintas,” ujar IPDA M. Hamzaid.













