Ads
Pemerintahan

Megah dan Ramah Lingkungan, Revitalisasi Pasar Kota Bojonegoro Diusung Berkonsep Semi Modern Tiga Lantai

syailendraachmad51
×

Megah dan Ramah Lingkungan, Revitalisasi Pasar Kota Bojonegoro Diusung Berkonsep Semi Modern Tiga Lantai

Sebarkan artikel ini
3sAaxMU0TXBrh5hn

BOJONEGORO||TRANSISINEWS— Pemkab Bojonegoro terus mematangkan proses pembangunan dan revitalisasi Pasar Kota Bojonegoro. Didesain tiga lantai berkonsep semi modern dengan mengusung arsitektur Modern-Tropis khas Jawa, kawasan ini dirancang untuk menampung hingga 1.480 pedagang tanpa mengesampingkan identitas lokal serta kelestarian lingkungan.

​Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman, dan Cipta Karya (DPKP CK) Bojonegoro Satito Hadi menegaskan, perencanaan tata ruang dan desain revitalisasi telah merangkum aspirasi dari para pedagang.

​”Rencana kapasitas pedagang Pasar Kota sejumlah 1.480 pedagang. Akan ada eskalator di setiap lantainya,” terang Satito Hadi saat pemaparan pada kegiatan SAPA Bupati edisi VI, Kamis (3/9/2026).

​Pembangunan pasar berdiri di atas lahan seluas 18.236 m² dengan total luas bangunan mencapai 33.285 m². Untuk menjaga kenyamanan, disediakan Ruang Terbuka Hijau (RTH) seluas 4.633,2 m² sebagai paru-paru kawasan pasar.

​Selain itu, tiap lantai terintegrasi langsung dengan lahan parkir terpadu guna mengurai kemacetan. Lantai satu menyediakan area parkir khusus kendaraan roda empat, roda dua, hingga slot khusus becak sebagai bentuk dukungan terhadap transportasi tradisional. Sementara parkir lantai dua dan tiga diperuntukkan bagi kendaraan roda dua dan roda empat.

​Sementara itu, Kepala Dinas Perdagangan, Koperasi, dan UM (Dindagkop UM) Kabupaten Bojonegoro Moh. Akhmadi menyampaikan bahwa zonasi pedagang akan diatur secara tertib dan dilengkapi fasilitas yang inklusif.

​”Aksesibilitas koridor belanja dibuat luas dan ramah disabilitas sehingga bebas berdesakan. Akan ada zonasi pedagang mulai zona basah, kering, elektronik, hingga pakaian. Infrastruktur sanitasi, drainase sampah terpadu, sirkulasi udara, ruang laktasi, tempat ibadah, serta penerapan Kawasan Tanpa Rokok juga dirancang secara matang,” jelas Moh. Akhmadi.

​Penataan komprehensif ini diharapkan menjadikan Pasar Kota Bojonegoro tidak sekadar sebagai pusat transaksi ekonomi, melainkan juga ikon ruang publik yang aman, bersih, dan nyaman bagi seluruh lapisan masyarakat.(sy/*)