Pada hari pertama operasi pencarian, tim SAR gabungan menyisir area sekitar lokasi kejadian, namun korban belum berhasil ditemukan.
Pencarian dilanjutkan pada hari kedua hingga akhirnya korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia pada Kamis pagi.
Setelah dievakuasi, jenazah korban diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan.
BPBD Bojonegoro juga menyerahkan bantuan berupa dua paket sembako kepada keluarga korban sebagai bentuk kepedulian.
Operasi pencarian melibatkan berbagai unsur, di antaranya BPBD Bojonegoro, Basarnas, TNI, Polri, Satpol PP, Damkarmat, SAR MTA, EBR, MDMC, URC SH, Exalos, RAPI, PMI, Pemerintah Desa Payaman, warga setempat, serta Tim SAR gabungan.
Dengan ditemukannya korban, operasi pencarian resmi ditutup.
BPBD Bojonegoro mengimbau masyarakat agar selalu mengutamakan keselamatan saat beraktivitas di Sungai Bengawan Solo, terutama pada malam hari dan saat kondisi arus sungai berpotensi membahayakan.(red)













