Salah satu program yang konsisten dijalankannya adalah aksi sedekah rutin setiap Jumat pagi usai waktu Subuh, yang menyasar langsung masyarakat yang membutuhkan di berbagai wilayah.
”Politik adalah pengabdian, namun kemanusiaan adalah kewajiban yang tidak boleh terputus oleh jabatan,” tegas Ahmad Supriyanto mengenai prinsip hidup yang menyeimbangkan peran sebagai pejabat publik dan pelayan masyarakat.
Apresiasi dari PWI Bojonegoro ini diharapkan dapat menjadi motivasi bagi generasi muda, khususnya di Kabupaten Bojonegoro, untuk tidak menyerah pada keadaan.
Kisah hidupnya mengirimkan pesan kuat bahwa setiap orang memiliki peluang yang sama untuk sukses, asalkan memiliki keberanian untuk bermimpi dan konsistensi dalam berjuang.
Dengan dedikasi yang terus ditunjukkan melalui berbagai program sosial dan kebijakan yang pro-rakyat, Ahmad Supriyanto kini menjadi simbol harapan bagi masyarakat.
Ia membuktikan bahwa integritas dan kerja keras adalah kunci utama dalam melahirkan perubahan nyata bagi daerah.(red)













