Ads
Edukasi

Inovasi Siswa SMA MBS Al Amin Bojonegoro: Alat Pengukur Kelembaban dan Penyiraman Otomatis Berbasis Arduino

syailendraachmad51
×

Inovasi Siswa SMA MBS Al Amin Bojonegoro: Alat Pengukur Kelembaban dan Penyiraman Otomatis Berbasis Arduino

Sebarkan artikel ini
Img 20250529 wa0142

BOJONEGORO||TRANSISINEWS-SMA MBS Al Amin Religi di Bojonegoro menunjukkan dedikasi kuat dalam mengembangkan kemampuan siswa di bidang sains dan teknologi. Baru-baru ini, siswa kelas coding dan robotika berhasil menciptakan alat pengukur kelembaban tanah dan penyiraman otomatis berbasis Arduino, sebuah inovasi yang menunjukkan kreativitas dan penerapan visi sekolah sebagai lembaga pendidikan yang mengintegrasikan riset dan teknologi.

Kepala Sekolah SMA MBS Al Amin Religi, Siswanto, menyambut baik keberhasilan ini dengan menyatakan, “Kami sangat menghargai semangat dan ketekunan siswa dalam menyelesaikan projek ini. Mereka telah menunjukkan kemampuan luar biasa dalam menerapkan pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh di kelas.”

Siswanto juga menekankan pentingnya teknologi ini untuk dikembangkan lebih lanjut agar dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. “Dengan terus mengembangkan teknologi seperti ini, kami berharap siswa kami dapat menjadi agen perubahan yang membawa dampak positif bagi masyarakat,” tambahnya kepada awak jurnalis, Kamis (29/05/2025).

Beny Maylili, instruktur projek ini, juga merasa bangga dengan hasil kerja siswa. “Kami sangat impressed dengan semangat belajar dan kerja keras siswa. Projek ini adalah bukti nyata bahwa siswa kami mampu menciptakan sesuatu yang bermanfaat dan inovatif,” ungkapnya.

Alat ini merupakan pengembangan dari projek sebelumnya yang hanya mengukur kelembaban tanah. Sekarang, fungsinya lebih canggih dengan tambahan sistem penyiraman otomatis yang dapat diintegrasikan dengan teknologi Internet of Things (IoT) untuk kontrol dan monitoring jarak jauh.

Salah satu siswa yang terlibat, Alvin, berbagi pengalamannya dalam mengerjakan projek ini. “Awalnya, saya mengalami beberapa kesulitan dalam menyelesaikan kode program, tetapi dengan bantuan teman-teman dan guru, saya berhasil menyelesaikannya. Rasanya sangat memuaskan bisa menciptakan sesuatu yang bermanfaat,” ceritanya.

Sistem kerja alat ini cukup cerdas, dengan sensor soil yang mendeteksi tingkat kelembaban tanah dan Arduino yang mengirim perintah ke relay untuk mengaktifkan pompa air atau servo ketika tanah terlalu kering. Ketika kelembaban sudah mencapai level ideal, sensor memberi sinyal ke Arduino untuk mematikan pompa secara otomatis.

Keberhasilan projek ini semakin memperkuat posisi SMA MBS Al Amin Religi sebagai sekolah berbasis riset dan teknologi yang berkomitmen mencetak generasi Qurani yang religius, menguasai teknologi, dan siap bersaing di era digital.

Dengan terus mendorong siswa untuk berinovasi, sekolah ini berharap dapat melahirkan generasi yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga mampu menciptakan solusi untuk kehidupan sehari-hari.(sy)