Ads
TNI

Ingatkan Rasa Memiliki, Dandim Tulungagung Minta Warga Jaga Konstruksi Jembatan Garuda

syailendraachmad51
×

Ingatkan Rasa Memiliki, Dandim Tulungagung Minta Warga Jaga Konstruksi Jembatan Garuda

Sebarkan artikel ini
IMG 20260609 WA0177

TULUNGAGUNG||TRANSISINEWS – Tepuk tangan riuh dan senyum bahagia warga pecah saat pita peresmian dipotong di atas Jembatan Garuda, Dusun Kebun Duren, Desa Kates, Kecamatan Kauman, Kabupaten Tulungagung, Selasa (9/6/2026).

Bagi sebagian orang, jembatan mungkin hanya bentangan beton penghubung dua wilayah. Namun bagi warga setempat, infrastruktur ini adalah jawaban atas nadi kehidupan yang selama ini mereka nantikan.

​Kini, akses yang sebelumnya menjadi kendala transportasi telah bertransformasi menjadi jalan yang lebih mudah, aman, dan cepat.

Anak-anak dapat berangkat ke sekolah dengan lebih nyaman, para petani lebih leluasa mengangkut hasil panen, dan roda ekonomi masyarakat diharapkan dapat berakselerasi lebih cepat.

​Prosesi peresmian Jembatan Garuda ini dipimpin langsung oleh Dandim 0807/Tulungagung, Letkol Arh Hanny Galih Satrio bersama Plt Bupati Tulungagung H. Ahmad Baharudin.

Agenda bersejarah ini turut dihadiri oleh jajaran Forkopimda, tokoh masyarakat, serta ratusan warga yang antusias memadati lokasi.

​Di hadapan masyarakat, Dandim menegaskan bahwa pembangunan Jembatan Garuda merupakan bagian dari program prioritas Presiden Prabowo Subianto.

Program ini bertujuan menghadirkan manfaat nyata bagi rakyat melalui pemerataan pembangunan infrastruktur yang menyentuh langsung kebutuhan sosiologis dan ekonomi masyarakat di tingkat desa.

​Menurut Dandim, sebuah jembatan tidak hanya berfungsi sebagai sarana penghubung fisik, melainkan jembatan harapan menuju kualitas hidup yang lebih baik.

Dengan akses yang terbuka lebar, peluang di sektor ekonomi, pendidikan, dan mobilitas sosial otomatis akan ikut berkembang.

​”Program Jembatan Garuda merupakan program dari Bapak Presiden Prabowo Subianto yang bertujuan membuka isolasi atau akses wilayah, memperlancar mobilitas masyarakat, serta mendukung pertumbuhan ekonomi di daerah. Infrastruktur yang baik akan menjadi fondasi penting dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” urai Letkol Arh Hanny Galih Satrio dalam sambutannya.

​Namun, di balik euforia rasa syukur atas hadirnya jembatan baru tersebut, Perwira Menengah (Pamen) TNI AD ini menitipkan pesan penting.

Ia mengajak dan mengetuk kesadaran kolektif warga untuk bersama-sama menjaga serta merawat Jembatan Garuda sebagai aset komunal.

​Dandim menggarisbawahi bahwa kemanfaatan jangka panjang dari sebuah pembangunan hanya akan bertahan lama apabila masyarakat memiliki rasa kepemilikan (sense of belonging) untuk merawatnya.

Salah satu tindakan konkretnya adalah dengan disiplin mematuhi batas tonase kendaraan yang melintas demi menjaga keamanan struktur dan usia pakai konstruksi.

​”Kami berharap seluruh pihak dapat bersinergi menjaga aset yang telah dibangun ini. Gunakan jembatan sesuai dengan batas tonase yang telah ditetapkan agar kondisinya tetap kokoh dan dapat dimanfaatkan oleh masyarakat hingga generasi mendatang,” pesannya.

​Gayung bersambut, Plt Bupati Tulungagung, H. Ahmad Baharudin, memberikan apresiasi setinggi-tingginya atas sinergi solid yang tercipta antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, TNI, dan seluruh elemen warga hingga berhasil mewujudkan pembangunan fisik Jembatan Garuda.

Pihaknya optimistis infrastruktur ini mampu menjadi stimulus kuat penggerak ekonomi desa.

​Serangkaian acara peresmian tersebut ditandai dengan penandatanganan prasasti, pemotongan ronce melati, serta peninjauan langsung kondisi fisik jembatan oleh jajaran pejabat.

​Hadirnya Jembatan Garuda di Desa Kates ini menjadi simbol nyata dari manifestasi kehadiran negara di tengah kebutuhan mendasar rakyat, sekaligus potret sukses kemanunggalan TNI bersama masyarakat dalam merajut masa depan yang lebih sejahtera. (Red/*)