TRENGGALEK||TRANSISINEWS — Sebagai upaya spiritual dalam menghadapi dampak musim kemarau panjang, Ranting Nahdlatul Ulama (NU) Desa Ngulungkulon bersama masyarakat menggelar ibadah Salat Istisqa di Desa Ngulungkulon, Kecamatan Munjungan, Kabupaten Trenggalek, Minggu (25/10/2026).
Pelaksanaan ibadah memohon diturunkannya hujan ini mendapat pengawalan dan pengamanan ketat dari aparat kewilayahan, yakni Babinsa Ngulungkulon Sertu Agus Susanto bersama Bhabinkamtibmas Brigadir Arduni. Kehadiran personel TNI-Polri tersebut bertujuan untuk memastikan seluruh rangkaian kegiatan keagamaan berjalan aman, tertib, dan khusyuk.
Salat Istisqa yang dikuti warga setempat menjadi sarana doa bersama agar fenomena kekeringan yang melanda wilayah setempat dapat segera teratasi, sekaligus menjadi momentum mempererat kebersamaan antarwarga di tengah kondisi sulit.
Babinsa Ngulungkulon, Sertu Agus Susanto, menyampaikan bahwa pengamanan ini merupakan bentuk sinergi dan kepedulian aparat kewilayahan terhadap aktivitas sosial-keagamaan masyarakat binaan.
”Sinergi TNI-Polri bukan hanya menjaga keamanan, tetapi juga hadir mendukung ikhtiar dan doa masyarakat. Kami berharap Allah SWT segera menurunkan hujan sehingga masyarakat terhindar dari dampak kekeringan,” ujar Sertu Agus.
Ia menambahkan bahwa kerja sama harmonis antara Babinsa, Bhabinkamtibmas, tokoh agama, dan tokoh masyarakat sangat krusial dalam menciptakan situasi yang kondusif, sehingga warga dapat beribadah dengan tenang dan nyaman.
Melalui pendampingan ini, jajaran TNI dan Polri menegaskan komitmennya untuk terus hadir mengawal kegiatan keagamaan dan kemasyarakatan, guna memperkuat kerukunan serta solidaritas warga di Kecamatan Munjungan, Kabupaten Trenggalek.(sy)













