Ads
Politik

Dukung Pendidikan Keagamaan, Anggota DPRD Bojonegoro Amin Thohari Santuni Santri Yatim dan Guru TPQ di Babad Kedungadem

syailendraachmad51
×

Dukung Pendidikan Keagamaan, Anggota DPRD Bojonegoro Amin Thohari Santuni Santri Yatim dan Guru TPQ di Babad Kedungadem

Sebarkan artikel ini
IMG 20261020 WA0092

BOJONEGORO||TRANSISINEWS — Anggota DPRD Kabupaten Bojonegoro dari Fraksi PDI Perjuangan, Amin Thohari, S.H., M.H., menyalurkan bantuan santunan bagi santri yatim, guru Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPQ), serta calon santri yang akan melanjutkan pendidikan ke pondok pesantren.

​Aksi kepedulian sosial dan pendidikan keagamaan tersebut diselenggarakan di TPQ Al-Barokah, Desa Babad, Kecamatan Kedungadem, Kabupaten Bojonegoro, Minggu (18/10/2026).

​Amin Thohari menyampaikan bahwa pemberian santunan ini merupakan wujud komitmen untuk mendukung keberlangsung pembelajaran Al-Qur’an sekaligus memberikan apresiasi atas dedikasi para pendidik keagamaan di tingkat desa.

​”Santunan ini diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan penerima, menambah semangat para santri dalam menuntut ilmu, serta menjadi bentuk penghargaan bagi para guru TPQ yang tulus menanamkan nilai-nilai keislaman kepada generasi muda,” ujar Amin Thohari.

​Selain santri yatim dan tenaga pengajar TPQ, perhatian khusus juga diberikan kepada para calon santri yang bersiap melanjutkan jenjang pendidikan ke pondok pesantren.

Bantuan tersebut diarahkan menjadi dorongan moril dan materiil agar para santri makin mantap memperdalam ilmu agama serta membangun karakter akhlakul karimah.

​Keberadaan TPQ diakui memiliki peran sentral sebagai pondasi utama pendidikan moral dan literasi Al-Qur’an anak sejak dini di tengah masyarakat.

Oleh karena itu, sinergi dan kepedulian dari berbagai pihak dinilai sangat krusial untuk menjaga keberlanjutan tradisi pendidikan keagamaan lokal.

​Melalui kegiatan di Desa Babad ini, Amin Thohari berharap aksi berbagi tersebut dapat memicu semangat gotong royong dan kepedulian sosial yang lebih luas, sehingga lahir generasi muda Bojonegoro yang berilmu, berakhlak, dan berdaya saing.(sy)