Demikian Warinussy menambahkan Beberapa warga sipil setelah kembali “menyerahkan” dirinya kepada negara justru diproses hukum hingga ke pengadilan , walaupun dengan standar pembuktian secara hukum yang jauh dari memadai.
Sebagai Advokat dan Pembela Hak Asasi Manusia (Human Rights Defender/HRD), Warinussy mendesak Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto untuk segera menghentikan seluruh kegiatan Operasi militer dan keamanan di Tanah Papua bertepatan dengan peringatan Hari Lahirnya Pancasila ke-81 ini.
Bahwa di Tanah Papua terdapat aspirasi masyarakat tentang Papua Merdeka, itu dapat ditempuh jalan damai melalui Dialog dan Perundingan yang setara antara Negara bersama para pihak yang merupakan stakeholder di Tanah Papua. Sebab persoalan aspirasi Papua Merdeka bukan merupakan sesuatu yang mesti ditakutkan lalu dihadapi dengan “tangan besi” operasi militer dan keamanan, Tegas Warinussy
“senantiasa. Karena Indonesia saat ini adalah salah satu negara demokrasi terbesar di dunia. Sehingga tantangan yang akan selalu dihadapi adalah bagaimana Presiden Republik Indonesia dan negara Indonesia dapat menyelesaikan konflik politik dan mencari jalan keluar damai terhadap aspirasi Papua Merdeka dalam kerangka yang bermartabat dan damai.”Pungkasnya













