”Permintaan melonjak drastis karena masuk musim tradisi Megengan. Selain itu, permintaan untuk kebutuhan program Makan Bergizi Gratis (MBG) juga sangat tinggi, sehingga stok cepat terserap,” ungkapnya.
Sementara itu, harga cabai rawit kini menyentuh angka Rp 75.000 hingga Rp 80.000 per kilogram.
Menurut para pedagang, kenaikan ini disebabkan oleh faktor cuaca buruk di daerah penghasil yang mengakibatkan hasil panen petani minim dan pasokan tersendat.
Meski sidak dilakukan dalam kondisi cuaca gerimis, koordinasi lintas instansi tetap berjalan intensif.
Pemerintah Kabupaten Bojonegoro berkomitmen untuk terus mengawal ketersediaan pangan agar masyarakat dapat menjalankan ibadah Ramadhan dengan tenang tanpa terbebani lonjakan harga yang ekstrem.(red)













