BOJONEGORO||TRANSISI NEWS-DPRD Kabupaten Bojonegoro Kembali Menggelar rapat paripurna tentang 3 Raperda yang telah disetujui oleh seluruh anggota fraksi maupun anggota DPRD di ruang paripurna Jln. Veteran Bojonegoro. Rabu (05/03/2025).
Rapat paripurna kali ini sangat istimewa karena hadirnya Bupati Bojonegoro Setyo wahono yang telah resmi memimpin Pemerintahan Kabupaten Bojonegoro.
Dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Kabupaten Bojonegoro Abdullah Umar dan dihadiri Bupati Wahono, Forkopimda, Pj. Sekda, Kepala OPD, Lembaga Eksekutif maupun Legislatif, serta beberapa tamu undangan lainnya.
-Pansus 1 Dprd Bojonegoro menerangkan persetujuan seluruh fraksi maupun anggota DPRD tentang disahkannya Raperda Bantuan Hukum untuk Masyarakat Miskin yang dituturkan oleh Juru bicara Pansus I Dihan Syahri Fitrianto, S.Pd.I., M.Pd.I.
-Pansus 2 Dprd Bojonegoro menerangkan Raperda tentang Penyelenggaraan Penanaman Modal yang disampaikan oleh Sutikno S.pd,. M.AP.
-Pansus 3 Dprd Bojonegoro menerangkan Raperda tentang Penyelanggaraan Kearsipan yang dijelaskan oleh Siti Robi’ah S.pd.
Juru bicara masing-masing pansus menegaskan bahwa seluruh keputusan dan pengesahan 3 Raperda tersebut telah disetujui oleh semua anggota DPRD Kabupaten Bojonegoro dan telah ditandatangani.
Ketua DPRD Abdullah Umar memimpin rapat paripurna menyampaikan keseluruh anggota DPRD Kabupaten Bojonegoro untuk menerima, merumuskan, menentukan, dan menyetujui pengesahan 3 raperda tersebut.

Setelah pembacaan hasil dari 3 Pansus tersebut dan telah disahkan oleh pimpinan rapat paripurna, Bupati Bojonegoro Setyo Wahono memberikan sambutan dan menerangkan jika Raperda itu bukan hanya sekedar dokumen Legislatif saja namun sebagai bahan landasan kebijakan yang akan berdampak di masyarakat.
“Semua pihak diharapkan dapat berkolaborasi untuk mengimplementasikan Raperda secara efektif”, ujarnya.
Lanjut, Setyo Wahono menyampaikan apresiasi terhadap kinerja seluruh anggota DPRD yang telah berupaya keras untuk merumuskan, menentukan,dan menyetujui 3 Raperda tersebut.
“Rapat paripurna ini bukan akhir dari sebuah proses, namun langkah awal untuk mewujudkan perubahan yang berdampak baik maupun positif bagi masyarakat Bojonegoro”, tutur Bupati Bojonegoro Setyo Wahono.













