Ads
Pemerintahan

Bojonegoro Jadi Role Model Nasional dalam Penerapan SPM Posyandu

syailendraachmad51
×

Bojonegoro Jadi Role Model Nasional dalam Penerapan SPM Posyandu

Sebarkan artikel ini
Img 20251030 wa0109

“Tapi bukan berarti desa lain tidak bisa. Setiap desa pasti punya ide dan inovasi sendiri, dan itu harus kita dukung,” ujar Cantika.

Dalam suasana santai namun inspiratif, Cantika juga menyinggung perlunya sinergi antara PKK dan Posyandu.

“Kalau dulu identik dengan seragam PKK, nanti kita siapkan seragam khusus Posyandu berwarna ungu. Biar semakin kompak dan mudah dikenali di lapangan,” katanya.

Ketua TP Posyandu Cantika Wahono menegaskan, kolaborasi PKK, Posyandu akan mempercepat pencapaian target pelayanan masyarakat.

“Posyandu adalah garda depan yang bersentuhan langsung dengan masyarakat. Kalau kadernya solid, masyarakat pasti merasakan manfaatnya,” ucapnya.

Menutup sesi sosialisasi, Cantika Wahono mengajak seluruh kader Posyandu dan perangkat desa di Kecamatan Kedungadem untuk aktif mengembangkan inovasi dan mempublikasikannya.

“Kegiatan dan inovasi jangan disimpan di tingkat desa saja. Posting di media sosial, website desa, dan kanal resmi pemerintah. Supaya daerah lain bisa belajar dari Bojonegoro,” ajaknya.

Ia berharap, semangat kolaboratif ini dapat mewujudkan masyarakat Bojonegoro yang lebih sehat, cerdas, tertib, sejahtera, dan berdaya saing.

“Kalau kita kompak, Bojonegoro bisa jadi role model nasional dalam penerapan SPM Posyandu,” pungkasnya.

Acara ini dihadiri oleh perwakilan, Forkopimcam, Ketua Tim Pembina Posyandu Kecamatan Kedungadem, kader Posyandu dari seluruh desa, sekretaris desa, serta tokoh masyarakat. Kegiatan berlangsung hangat dan interaktif, disertai sesi diskusi. (Sy/pim)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *