Santunan ini merupakan bentuk perhatian dan kasih sayang untuk menghadirkan kebahagiaan di hari Asyura.
Meski tidak bisa menggantikan orang tua yang telah tiada, bantuan ini diharapkan menjadi penghibur dan semangat bagi anak-anak yatim.
Selain itu, KH Atho’ulloh mengingatkan beberapa peristiwa penting yang terjadi pada 10 Muharram, seperti taubat Nabi Adam, selamatnya Nabi Nuh dari banjir besar, keselamatan Nabi Ibrahim dari api, dan pembelahan Laut Merah oleh Allah untuk menyelamatkan Nabi Musa dan Bani Israil.
Sekretaris Ponpes, Anisurrohman Muhadjir, panggilan akrabnya Gua Anis mengucapkan, terima kasih kepada para donatur yang telah membantu kegiatan ini.
Tahun ini, anak yatim sebanyak 30 santri (23 putra dan 7 putri) menerima santunan dengan total dana sekitar Rp45.305.000 yang berasal dari santri, guru, alumni, pengurus Pondok dan simpatisan,
“Kami sangat berterima kasih kepada para dermawan. Semoga amal baiknya dibalas Oleh Allah SWT,” dengan iringan do’a “Jazkumul Lahu agamaku jaza’” tutup Anis. (tss)













