Ads
Pemerintahan

Bangun Ekonomi dari Desa, Bupati Bojonegoro Resmikan KDKMP dan Program Desa Sehat JKN

syailendraachmad51
×

Bangun Ekonomi dari Desa, Bupati Bojonegoro Resmikan KDKMP dan Program Desa Sehat JKN

Sebarkan artikel ini
IMG 20260512 WA0160

 

​BOJONEGORO||TRANSISINEWS – Pemerintah Kabupaten Bojonegoro melakukan langkah strategis untuk memperkuat ketahanan ekonomi sekaligus layanan kesehatan masyarakat di tingkat akar rumput.

Hal ini ditandai dengan peluncuran program Desa Sehat JKN serta peresmian operasional Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di Desa Pesen, Kecamatan Kanor, Senin (11/5/2026).

​Acara tersebut dihadiri langsung oleh Bupati Bojonegoro Setyo Wahono, jajaran Forkopimda, BPJS Kesehatan, Dinas Kesehatan, serta para pimpinan rumah sakit dan perbankan mitra.

​Kepala Cabang BPJS Kesehatan Bojonegoro, Wahyu Giyanto, menegaskan bahwa sinergi ini bertujuan mempermudah akses kesehatan bagi warga desa.

Salah satu inovasi yang diusung adalah kemudahan pembayaran iuran JKN melalui unit koperasi desa.

​Selain itu, BPJS Kesehatan kini menerapkan sistem antrean online guna memangkas birokrasi di rumah sakit.

“Kami ingin pelayanan lebih cepat dan tertata. Dengan antrean online, verifikasi data terintegrasi langsung sehingga masyarakat tidak perlu lagi mengantre lama untuk administrasi,” jelas Wahyu.

​Sebagai bentuk komitmen, dilakukan pula penandatanganan nota kesepahaman (MoU) dengan berbagai rumah sakit dan layanan kesehatan swasta guna mendukung visi Indonesia Emas 2045.

​Dandim 0813 Bojonegoro, Letkol Inf. Dedy Dwi Wijayanto, memaparkan bahwa KDKMP memiliki peran multifungsi.

Tidak hanya menyediakan sembako murah, koperasi ini juga berfungsi sebagai pusat penguatan ekonomi warga melalui layanan simpan pinjam dan klinik kesehatan tingkat awal.

​”Koperasi ini benar-benar hadir untuk masyarakat. Sebanyak 77 persen keuntungan usaha nantinya akan dikembalikan kepada warga dalam bentuk voucher belanja,” ungkap Dandim.

​Pemerintah Kabupaten Bojonegoro bergerak cepat dalam melakukan akselerasi program ini. Target jangka pendek, sebanyak 85 desa dipastikan mulai mengoperasikan KDKMP pada 16 Mei 2026 mendatang.

​Puncaknya, Bupati menargetkan seluruh koperasi di 396 desa di wilayah Bojonegoro sudah beroperasi penuh pada momentum peringatan kemerdekaan, 17 Agustus 2026.

​Bupati Bojonegoro, Setyo Wahono, dalam sambutannya menegaskan bahwa KDKMP harus menjadi motor penggerak ekonomi baru yang mandiri.

“Ini adalah upaya bersama untuk membangun kekuatan ekonomi dari desa dan memastikan kesehatan masyarakat tetap terjaga melalui fasilitas yang terintegrasi di KDKMP,” pungkasnya. (red/pim)

error: Content is protected !!