Ads
Olahraga

Atlet Wushu Sanda Bojonegoro Sabet 1 Emas dan 4 Perunggu di Open Skanega Fight Championship

syailendraachmad51
×

Atlet Wushu Sanda Bojonegoro Sabet 1 Emas dan 4 Perunggu di Open Skanega Fight Championship

Sebarkan artikel ini
Img 20250203 143757 Copy 604x661

BOJONEGORO||TRANSISI NEWS-Lima atlet wushu sanda asal Kabupaten Bojonegoro berhasil mengukir prestasi gemilang dalam ajang Open Skanega Fight Championship yang memperebutkan Piala Dispora Jombang. Kejuaraan yang berlangsung pada 1-2 Februari 2025 ini diikuti oleh ratusan atlet dari berbagai daerah, menampilkan persaingan sengit di setiap kelas yang dipertandingkan.

 

Dari ajang tersebut, kontingen Bojonegoro berhasil membawa pulang 1 medali emas dan 4 medali perunggu, membuktikan potensi besar atlet-atlet muda daerah dalam olahraga wushu sanda.

 

M. Deffa Rizky Eka Unzilla, yang sukses meraih medali emas di kelas 56kg Pra Pemula Putra.

 

Penampilan impresifnya dalam pertandingan final memastikan dirinya menjadi juara pertama di kategori tersebut.

 

Sementara itu, empat atlet lainnya juga menunjukkan performa terbaik dan berhasil meraih medali perunggu di kelas masing-masing, yaitu:

 

Putri Aprilia Nuraini – Juara 3 Kelas 60kg Junior Putri

 

Rio Andre Saputra – Juara 3 Kelas 70kg Senior Putra

 

Falah Firdaus Putra – Juara 3 Kelas 60kg Junior Putra

 

Reza Prasetyo – Juara 3 Kelas 56kg Senior Putra

 

 

Apresiasi dari Ketua Wushu Bojonegoro

 

Ketua Umum Wushu Kabupaten Bojonegoro, Galuh Setiyadi, menyampaikan apresiasi terhadap kerja keras para atlet dan pelatih yang telah mempersiapkan diri dengan baik untuk menghadapi kejuaraan ini.

 

“Kami bangga dengan pencapaian atlet-atlet Bojonegoro. Hasil ini adalah buah dari latihan keras yang telah mereka jalani selama beberapa bulan terakhir. Meskipun masih ada aspek yang perlu ditingkatkan, terutama teknik dan strategi bertanding, ini menjadi motivasi untuk terus berkembang dan meraih prestasi lebih tinggi di kompetisi selanjutnya,” ujarnya.

 

Keberhasilan ini tidak hanya menjadi kebanggaan bagi Kabupaten Bojonegoro, tetapi juga menandai perkembangan positif cabang olahraga wushu sanda di daerah tersebut.

 

Ajang ini juga menjadi kesempatan bagi para atlet muda untuk mengasah mental dan pengalaman bertanding di level yang lebih tinggi.

 

Dengan pencapaian ini, diharapkan para atlet wushu sanda Bojonegoro semakin termotivasi untuk meningkatkan kemampuan mereka dan kembali mengharumkan nama daerah di kejuaraan berikutnya.(red/rin)