Ads
TNI

14 Bulan Jaga Perbatasan RI-PNG, Ratusan Prajurit Satgas Yonif 511/DY Tiba di Blitar

syailendraachmad51
×

14 Bulan Jaga Perbatasan RI-PNG, Ratusan Prajurit Satgas Yonif 511/DY Tiba di Blitar

Sebarkan artikel ini
IMG 20261007 WA0116

BLITAR||TRANSISINEWS — Ratusan prajurit Batalyon Infanteri (Yonif) 511/Dibyatara Yodha resmi kembali ke markas usai mengemban tugas negara sebagai Satgas Pamtas RI-PNG Kewilayahan Papua selama 14 bulan.

Kedatangan pasukan tersebut disambut dalam upacara resmi purnasatgas yang dipimpin Komandan Korem 081/Dhirotsaha Jaya, Kolonel Arm Untoro Hariyanto, di Lapangan Yonif 511/DY, Kota Blitar, Rabu (7/10/2026).

​Upacara penyambutan berlangsung khidmat dan haru, dihadiri jajaran Forkopimda, perwira Korem 081/DSJ, serta keluarga prajurit yang telah menanti kepulangan para personel Satgas selama lebih dari satu tahun.

​Danrem 081/DSJ Kolonel Arm Untoro Hariyanto menyampaikan apresiasi tinggi atas dedikasi dan keberhasilan tugas yang ditunjukkan jajaran Yonif 511/DY di bawah kepemimpinan Danyonif 511/DY Letkol Inf Amar Supratman.

​”Atas nama pribadi dan keluarga besar Korem 081/DSJ, saya mengucapkan selamat datang kembali di satuan kepada seluruh prajurit Satgas Yonif 511/DY. Kepulangan ini tentu menjadi momen membahagiakan, khususnya bagi keluarga yang selama kurang lebih 14 bulan dengan penuh kesabaran menanti kepulangan para prajurit,” ujar Kolonel Arm Untoro Hariyanto dalam amanatnya.

​Danrem menegaskan bahwa tugas pengamanan perbatasan bukan sekadar menjaga kedaulatan wilayah, melainkan juga memelihara kemanunggalan TNI dengan rakyat melalui pendekatan teritorial dan bantuan sosial kemasyarakatan di garis depan perbatasan negara.

​”Tugas sebagai Satgas Pamtas bukan semata-mata tentang menjaga keamanan wilayah perbatasan, tetapi juga bagian dari upaya TNI dalam membantu masyarakat, membangun komunikasi sosial, mempererat kemanunggalan TNI dengan rakyat, serta menjaga keutuhan NKRI,” lanjutnya.

​Seluruh pengalaman penugasan selama 14 bulan di Papua diharapkan menjadi bekal berharga dan bahan evaluasi guna meningkatkan profesionalisme prajurit dalam menghadapi dinamika tugas militer di masa mendatang.

​”Kalian telah berangkat sebagai prajurit yang membawa nama baik satuan, dan hari ini kalian kembali membawa kebanggaan bagi satuan, bangsa, dan negara,” pungkas Danrem.(*/red)