MOJOKERTO||TRANSISINEWS — Semangat perubahan berkobar di Astoria Convention Hall, Kota Mojokerto, pada Selasa (29/09/2026). Ribuan kader dari 38 kabupaten/kota se-Jawa Timur tumpah ruah dalam agenda Kelas Kader Gerakan Rakyat.
Acara yang berlangsung khidmat ini menjadi ajang konsolidasi besar bagi Partai Gerakan Rakyat (PGR) untuk merapatkan barisan.
Hadir dalam kesempatan tersebut tokoh nasional Dr. H. Anies Rasyid Baswedan, Ketua Umum DPP Partai Gerakan Rakyat Sahrin Hamid, Sekretaris Jenderal M. Ridwan, serta jajaran pengurus pusat, Dewan pimpinan Wilayah (DPW) dan dewan pimpinan daerah (DPD).
Dalam arahannya, Dr. Anies Rasyid Baswedan menyoroti kejenuhan masyarakat terhadap politik praktis yang sering kali melupakan esensi perjuangan rakyat. Ia menegaskan bahwa Partai Gerakan Rakyat harus hadir sebagai wadah yang menyatukan gagasan publik.
“Kader harus tampil beda. Bawalah semangat yang merangkul, bukan menjauhkan. Nilai-nilai perjuangan kita harus selalu mengedepankan rakyat, karena merekalah yang sesungguhnya sedang kita perjuangkan,” tegas Anies di hadapan ribuan kader.
Anies memaparkan empat pilar krusial untuk mengembalikan Indonesia ke jalan yang benar agar negara tidak melenceng dari relnya:
– Kepastian Hukum: Mengakhiri praktik hukum yang tajam ke bawah namun tumpul ke atas, serta mencegah perubahan aturan yang hanya demi kepentingan segelintir pihak.
– Tata Kelola Data: Memperbaiki sistem pendataan (teknokrasi) agar setiap kebijakan berbasis fakta yang akurat.
– Meritokrasi: Menempatkan pejabat publik berdasarkan prestasi dan kompetensi, bukan sekadar kekayaan ataukoneksi politik.
– Transparansi: Menjamin keterbukaan dalam setiap langkah pemerintahan.
Lebih lanjut, Anes menekankan bahwa Indonesia harus maju dengan memprioritaskan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) melalui akses kesehatan dan pendidikan yang lebih baik. Kekayaan alam Indonesia, menurutnya, harus dikelola sepenuhnya untuk kemakmuran masyarakat luas. (tss)













