Ads
Pemerintahan

Tingkatkan Kesiapsiagaan Bencana, DWP Bojonegoro Ikuti Zoom Meeting ‘Srikandi Tangguh Bencana’

syailendraachmad51
×

Tingkatkan Kesiapsiagaan Bencana, DWP Bojonegoro Ikuti Zoom Meeting ‘Srikandi Tangguh Bencana’

Sebarkan artikel ini
T36iTV0Ott0eGC8G

BOJONEGORO||TRANSISINEWS — Jajaran pengurus dan anggota Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kabupaten Bojonegoro mengikuti Bimbingan Teknis (Bimtek) bertema ‘Srikandi Tangguh Bencana’ secara virtual dari Ruang Command Center Gedung Pusat Informasi Publik (PIP) Dinas Kominfo Bojonegoro, Jumat (4/9/2026).

​Kegiatan yang diselenggarakan DWP Pusat bekerja sama dengan DWP Provinsi Jawa Timur tersebut diikuti oleh perwakilan DWP dari berbagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD), seperti Dinas Kominfo, Dinpora, hingga PDAM Bojonegoro.

​Ketua Umum DWP Pusat, Ida Budi Gunadi Sadikin, dalam sambutannya menekankan pentingnya sinergi dengan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) untuk memperkuat kapasitas perempuan dalam menghadapi kondisi darurat.

​”Kepada seluruh peserta bimtek Srikandi Tangguh se-Indonesia, mari kita jadikan ini momentum untuk memperkuat DWP Tangguh Bencana,” ujar Ida Budi Gunadi Sadikin.

​Dalam bimtek tersebut, para peserta dibekali pengetahuan praktis mengenai teknik evakuasi, pertolongan pertama, pengelolaan logistik, serta penanganan komunikasi darurat.

Pemateri menekankan bahwa perempuan memiliki peran kunci dalam mitigasi bencana karena kelompok yang paling rentan terdampak adalah anak-anak, ibu, dan lansia.

​Mewakili Ketua DWP Kabupaten Bojonegoro, Lisa Chusaivi Ivan menyampaikan bahwa pelatihan ini menjadi modal penting bagi para ibu dalam melindungi keluarga saat situasi krisis.

​”Melalui kegiatan ini, para wanita diharapkan tangguh dan siap menghadapi bencana yang datang tiba-tiba. Ibu-ibu dituntut selalu sigap mendampingi serta melindungi keluarga dan anak-anak, terutama saat bencana terjadi di kala sosok ayah tidak sedang berada di rumah,” ungkap Lisa Chusaivi Ivan.

​Keikutsertaan DWP Kabupaten Bojonegoro dalam agenda nasional ini diharapkan dapat membangun budaya sadar bencana yang dimulai dari lingkup keluarga hingga lingkungan masyarakat sekitar.(sy/*)