Ads
EdukasiRagamRegional

Gelar Pra-Asesmen, Mahasiswa Unigoro Rancang Blueprint Pemberdayaan Ekonomi Desa Pejok

syailendraachmad51
×

Gelar Pra-Asesmen, Mahasiswa Unigoro Rancang Blueprint Pemberdayaan Ekonomi Desa Pejok

Sebarkan artikel ini
IMG 20260604

BOJONEGORO||TRANSISINEWS– Langkah cepat dan taktis diambil oleh Kelompok 3 KKN-TK Universitas Bojonegoro (Unigoro).

Demi memaksimalkan persiapan menjelang diterjunkan ke lapangan, para mahasiswa menggelar kegiatan pra-asesmen langsung di Desa Pejok, Kecamatan Kedungadem, Kabupaten Bojonegoro, Kamis (4/6/2026).

​Turunnya mahasiswa ke lapangan ini menjadi fondasi krusial untuk memetakan potensi lokal sekaligus mengidentifikasi tantangan riil yang dihadapi masyarakat setempat.

Selama berada di lokasi, para mahasiswa tidak hanya melakukan observasi visual, tetapi juga membangun koordinasi intensif dengan jajaran pemerintah desa, mulai dari Kepala Desa hingga Kepala Dusun.

​Dari hasil penjajakan masalah dan potensi tersebut, terungkap bahwa Desa Pejok memiliki modal ekonomi yang kuat di sektor agraria.

Pertanian menjadi urat nadi utama desa dengan komoditas unggulan berupa bawang merah, jagung, dan padi.

​Menariknya, warga setempat tidak hanya menjual hasil panen mentah.

Masyarakat Pejok terbukti kreatif dengan memproduksi olahan bawang goreng. Produk rumahan ini dinilai memiliki prospek cerah untuk diakselerasi menjadi usaha mikro yang bernilai ekonomi lebih tinggi.

​Di balik melimpahnya potensi pertanian, Desa Pejok masih dibayangi oleh persoalan klasik yang berulang setiap tahun, yakni krisis air bersih akibat kekeringan ekstrem.

Berdasarkan identifikasi mahasiswa, kelangkaan air bersih rutin melanda wilayah ini saat memasuki puncak musim kemarau, khususnya pada bulan Juli hingga Agustus.

​Selama ini, pemerintah desa harus bergantung pada pengajuan proposal bantuan distribusi air bersih dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bojonegoro demi menyambung kebutuhan harian warga.

Kondisi tersebut memantik harapan besar dari pihak pemerintah desa terhadap kehadiran kaum intelektual muda di wilayah mereka.

​“Kami menyambut baik kehadiran mahasiswa KKN-TK Universitas Bojonegoro di Desa Pejok. Harapannya, mahasiswa tidak hanya membantu mengembangkan potensi desa yang sudah ada, tetapi juga mampu memberikan inovasi dan solusi nyata, khususnya dalam menghadapi krisis kekeringan ini. Semoga kegiatan KKN nanti berjalan lancar dan berdampak positif bagi warga,” ungkap Bu Wo, Kepala Dusun setempat.

​Melalui hasil pra-asesmen yang komprehensif ini, Kelompok 3 KKN-TK Unigoro kini mengantongi potret utuh Desa Pejok. Data lapangan tersebut akan langsung digodok menjadi cetak biru (blueprint) program kerja yang aplikatif.

​Fokus utama program kerja nantinya akan diarahkan pada dua sektor krusial, yaitu pemberdayaan ekonomi masyarakat berbasis potensi lokal melalui optimalisasi produk olahan, serta edukasi dan inovasi tata kelola sumber daya air guna meminimalisir dampak kekeringan di masa depan. (*/red)