Ads
EdukasiNasionalPolitikRegional

​Dukung UMKM, Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI Dorong Pembentukan Halal Center di Unigoro

syailendraachmad51
×

​Dukung UMKM, Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI Dorong Pembentukan Halal Center di Unigoro

Sebarkan artikel ini
IMG 20260423

BOJONEGORO||TRANSISINEWS – Universitas Bojonegoro (Unigoro) didorong untuk segera membentuk Lembaga Penjamin Halal (LPH) atau Halal Center.

Langkah ini bertujuan untuk mempercepat penguatan industri halal nasional sekaligus membantu pelaku UMKM di Bojonegoro dalam mengurus sertifikasi produk mereka secara cuma-cuma.

​Dukungan tersebut disampaikan oleh Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI, H. Abidin Fikri, S.H., M.H., dalam forum Diseminasi Layanan BLU dan Akreditasi Lembaga dalam Jaminan Produk Halal yang digelar di Hall Suyitno Unigoro, Kamis (23/4).

​Menurut Abidin, keberadaan Halal Center di kampus sangat strategis karena selaras dengan Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya pengabdian kepada masyarakat.

Mahasiswa dapat dilibatkan secara aktif sebagai Pendamping Proses Produk Halal (P3H) melalui program Kuliah Kerja Nyata (KKN) maupun pemberdayaan lainnya.

​“Mahasiswa yang direkrut menjadi P3H akan mendampingi pelaku UMKM, mulai dari persiapan dokumen hingga bimbingan Sistem Jaminan Produk Halal (SJPH). Program sertifikasi ini gratis bagi UMKM karena dibiayai APBN, dan mahasiswa yang aktif pun akan mendapat insentif tersendiri,” jelas Abidin Fikri.

​Deputi Bidang Kemitraan dan Standardisasi Halal BPJH, Dr. H. Abdul Syakur, S.Ag., M.Si., menambahkan bahwa kehadiran Halal Center di lingkungan akademisi berfungsi sebagai filter terhadap produk luar negeri.

Kewajiban sertifikasi ini merupakan bentuk kepastian hukum dan perlindungan bagi konsumen.

​“Produk yang beredar di masyarakat wajib halal. Kami sangat membutuhkan SDM dari unsur mahasiswa dan akademisi untuk memastikan kualitas produk terjaga sekaligus memberikan nilai tambah bagi produsen,” kata Abdul Syakur.

​Rektor Universitas Bojonegoro, Dr. Tri Astuti Handayani, S.H., M.M., M.Hum., merespons positif dorongan tersebut.

Ia menyatakan kesiapan Unigoro dalam mendukung percepatan sertifikasi halal di daerah melalui wadah yang terintegrasi dengan kampus.

​“Dukungan ini sangat berarti agar kami bisa memberikan pemahaman yang nyata tentang kewajiban halal dalam dunia industri dan usaha kepada mahasiswa maupun masyarakat luas,” pungkasnya. (red)