Ads
EdukasiRagamRegional

​Cegah Pernikahan Dini, Kemenag Bojonegoro Bekali Siswa SMKN 2 Lewat Program BRUS

syailendraachmad51
×

​Cegah Pernikahan Dini, Kemenag Bojonegoro Bekali Siswa SMKN 2 Lewat Program BRUS

Sebarkan artikel ini
IMG 20260421 WA0208 copy 1008x756

BOJONEGORO||TRANSISINEWS – Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Bojonegoro melalui KUA Kecamatan Bojonegoro menggelar kegiatan Bimbingan Remaja Usia Sekolah (BRUS) di SMKN 2 Bojonegoro, Selasa (21/4/2026).

Kegiatan ini menjadi langkah strategis pemerintah dalam menekan angka perkawinan dini serta membekali siswa dengan kesiapan mental dan spiritual.

​Kepala KUA Kecamatan Bojonegoro, H. Ali Musthofa, menekankan bahwa pembinaan keagamaan merupakan fondasi utama dalam pembentukan karakter remaja.

Ia berharap para siswa memiliki landasan moral yang kuat sebelum mengambil keputusan besar dalam hidup mereka.

​”Kami ingin para siswa mampu memahami pentingnya perencanaan masa depan sejak dini, sehingga mereka memiliki arah hidup yang jelas dan bertanggung jawab,” ujar H. Ali Musthofa.

​Kasi Bimas Islam Kemenag Bojonegoro, H. Sun’an, menyoroti isu perkawinan anak sebagai tantangan serius yang harus dicegah melalui edukasi di bangku sekolah.

Menurutnya, pencegahan ini sangat krusial untuk melindungi generasi muda dari berbagai risiko, mulai dari dampak kesehatan hingga terhambatnya akses pendidikan.

​”Remaja harus dibekali keterampilan hidup agar mampu merencanakan masa depan secara matang. Ini adalah bagian dari upaya kita memutus rantai risiko sosial yang sering muncul akibat perkawinan usia dini,” tegas H. Sun’an.

​Dalam sesi inti, dua fasilitator yakni M. Ulil Absor dan Hamim Thohari memaparkan materi secara interaktif.

Selain mengulas dampak negatif pernikahan dini dari sudut pandang sosial dan kesehatan, para siswa juga diajarkan teknik pengelolaan diri.

​Materi tersebut meliputi cara mengenali potensi pribadi, pengendalian emosi, hingga simulasi penyusunan rencana hidup yang lebih terarah.

Pihak sekolah, melalui Kepala SMKN 2 Bojonegoro, menyambut positif kegiatan ini karena dinilai sangat relevan dengan kebutuhan peserta didik di era dinamis saat ini.

​Melalui program BRUS, Kemenag Bojonegoro berkomitmen mencetak generasi yang lebih sadar akan pentingnya pendidikan dan memiliki kematangan dalam mengambil keputusan demi masa depan yang lebih cerah.)(red)