Ads
TNI

Misi Kemanusiaan: Irdam V/Brawijaya Berangkatkan Satgas TNI dan 20 Ton Logistik ke Aceh Utara

syailendraachmad51
×

Misi Kemanusiaan: Irdam V/Brawijaya Berangkatkan Satgas TNI dan 20 Ton Logistik ke Aceh Utara

Sebarkan artikel ini
IMG 20260106 WA0073

SURABAYA||TRANSISINEWS – Kodam V/Brawijaya menunjukkan komitmennya dalam membantu sesama melalui pemberangkatan Satgas Penanggulangan Bencana Alam menuju Aceh Utara. Apel pemberangkatan dipimpin langsung oleh Irdam V/Brawijaya, Brigjen TNI Muhammad Aidi, S.I.P., M.Si., di Dermaga Semampir Baru Koarmada II Surabaya, Senin (6/1/2026).

​Misi kemanusiaan ini bertujuan untuk mempercepat pemulihan pasca-banjir bandang yang melanda wilayah Aceh Utara. Pasukan dan bantuan logistik diberangkatkan menggunakan KRI SBY-591 di bawah komando Kolonel Laut (P) Syaifudin Zuhri.

​”Keberangkatan Satgas ini merupakan wujud nyata kehadiran TNI dalam membantu masyarakat terdampak bencana. TNI selalu siap hadir di garda terdepan untuk kemanusiaan,” tegas Brigjen TNI Muhammad Aidi dalam amanatnya.

​Satgas yang diberangkatkan merupakan gabungan personel berpengalaman, di antaranya:

​Yonif Teritorial Pembangunan 837/KT Madura: 150 personel (Pimpinan Mayor Inf M. Harbin B. Siraman).

​Yonif Teritorial Pembangunan 887/KJM Lamongan: 100 personel (Pimpinan Kapt Inf Udhan Kusuma Tirta).

​Yonzipur 17/Ananta Dharma: Kodam VI/Mulawarman.

​Selain tenaga manusia, TNI juga mengirimkan aset mobilitas seperti unit dump truk dan sepeda motor dinas KLX guna menembus medan bencana yang sulit.

​Fokus utama misi ini tidak hanya evakuasi, tetapi juga bantuan logistik bagi warga. Sebanyak lebih dari 20 ton bantuan sosial dari Pemkot Malang turut dikapalkan, yang meliputi:

​Bahan makanan pokok.

​Perlengkapan bayi dan pakaian layak pakai.

​Perlengkapan ibadah.

​Kegiatan ini mencerminkan sinergi yang kuat antara TNI AD, TNI AL, dan Pemerintah Daerah dalam menghadapi situasi darurat. Harapannya, kehadiran Satgas ini dapat mempercepat pemulihan infrastruktur serta memberikan dukungan moril bagi masyarakat Aceh Utara.

​Pemberangkatan ini menjadi bukti bahwa jarak bukan penghalang bagi solidaritas prajurit Kodam V/Brawijaya untuk terjun langsung membantu rakyat di ujung barat Indonesia. (Pen/Red)