MADIUN||TRANSISINEWS – Korem 081/DSJ tidak mengendorkan semangatnya dalam mengawal ketahanan pangan nasional. Setelah sukses merealisasikan Luas Tambah Tanam (LTT) sebesar 648.387 hektare di sepanjang tahun 2025, jajaran Korem 081/DSJ langsung tancap gas di awal tahun 2026.
Hanya dalam hitungan hari sejak pergantian tahun, ribuan hektare lahan pertanian di wilayah kerja Korem 081/DSJ sudah berhasil ditanami.
Berdasarkan data terbaru hingga Minggu sore, tercatat sebanyak 5.067,09 hektare lahan telah terealisasi dalam program LTT.
Danrem 081/DSJ, Kolonel Arm Untoro Hariyanto, menegaskan bahwa pihaknya tidak ingin membuang waktu dalam mendukung kedaulatan pangan.
Meski pemerintah pusat belum menetapkan angka target resmi untuk tahun 2026, hal tersebut tidak menyurutkan langkah personel TNI di lapangan.
”Kami menunggu saja berapa target LTT tahun ini. Yang jelas kami tidak terpengaruh dengan besaran angka target nantinya. Bagi kami, yang terpenting adalah tetap bekerja keras dan melakukan yang terbaik di lapangan,” ujar Kolonel Untoro dalam keterangannya, Senin (5/1/2026).
Kesuksesan percepatan tanam ini diakui sebagai buah dari sinergi lintas sektor. Korem 081/DSJ terus berkolaborasi erat dengan pemerintah daerah, dinas pertanian, hingga kelompok tani di berbagai wilayah.
Kerja sama ini dinilai menjadi kunci agar capaian LTT dapat lebih optimal dan berkelanjutan.
Selain sinergi antarlembaga, Kolonel Untoro juga menyoroti peran vital infrastruktur air.
Menurutnya, masifnya pencapaian LTT di wilayahnya sangat terbantu oleh program unggulan TNI AD Manunggal Air.
Kehadiran sistem pompanisasi dan pipanisasi yang digencarkan secara luas terbukti efektif memastikan ketersediaan pasokan air, bahkan pada lahan yang sebelumnya sulit terjangkau.
Dengan dukungan sarana tersebut, Korem 081/DSJ optimis mampu mempertahankan tren positif produksi pertanian di wilayahnya sepanjang tahun 2026.(red/*)













