BOJONEGORO||TRANSISINEWS – Perebutan kursi strategis perangkat desa di Kecamatan Kedungadem, Kabupaten Bojonegoro, telah mencapai babak akhir.
Tiga desa — Desa Kesongo, Desa Kendung, dan Desa Babad — secara resmi mengumumkan hasil ujian seleksi perangkat desa yang dilaksanakan secara serentak, menegaskan komitmen pada proses yang transparan dan akuntabel.
Ujian kompetensi digelar pada Kamis, 11 Desember 2025, bertempat di SMA Negeri Kedungadem. Pelaksanaan ujian dipercayakan kepada tim ahli dari Universitas Wisnuwardhana Malang untuk menjamin independensi dan objektivitas penilaian.
Objektivitas menjadi kunci utama dalam seleksi ini. Tim pelaksana dari Universitas Wisnuwardhana Malang memastikan bahwa nilai peserta langsung dicetak dan disahkan di lokasi setelah ujian selesai, sehingga tidak ada ruang bagi intervensi.
Seleksi ini mengisi berbagai posisi vital di pemerintahan desa. Berikut rincian formasi yang terisi dan peraih nilai tertinggi di masing-masing desa:
1. Desa Kendung: Nilai Tertinggi 72
Desa Kendung membuka formasi Kasi Kesejahteraan serta Kaur Tata Usaha dan Umum.
Peraih Nilai Tertinggi: Oky Arianto Putra (72), Lia Afraish (56), dan Cahyo Duwi Febrianto (62).
Ketua Panitia Desa Kendung menegaskan, hasil yang diumumkan adalah nilai asli yang keluar langsung dari sistem.
“Semua tahapan, mulai pendaftaran hingga pengumuman nilai, kami jalankan secara transparan. Tidak ada intervensi apa pun, dan tim penguji dari universitas bekerja independen,” tegasnya.
2. Desa Babad: Jabatan Kepala Dusun Terisi
Desa Babad sukses mengisi dua posisi penting, yakni Kepala Dusun Boro dan Kepala Dusun Kalitengah.
Peraih Nilai Tertinggi: Sariyono (70) dan Nur Iva Idayanti K (60).
Ketua Panitia Desa Babad menyampaikan apresiasi atas kelancaran proses.
“Hasil yang kami umumkan adalah nilai murni dari peserta. Pelaksanaan ujian diawasi ketat dan semua berjalan sesuai aturan,” katanya.
3. Desa Kesongo: Harapan Mengemban Amanah
Desa Kesongo mengisi formasi Kasun Kedungpandan, Kaur Keuangan, dan Kasi Kesejahteraan.
Peraih Nilai Tertinggi: Ahmad Alfarizi (63), Rispendi (37), dan Agus Nugroho (45).
Ketua Panitia Desa Kesongo menyatakan rasa syukurnya.
“Alhamdulillah pelaksanaan ujian seleksi perangkat desa telah berjalan lancar tanpa kendala berarti. Nilai yang diumumkan adalah hasil murni peserta. Kami berharap peserta terbaik dapat mengemban amanah dengan baik,” ungkapnya, menutup proses seleksi yang terbuka dan sesuai prosedur.
Dengan diumumkannya hasil ini, ketiga desa kini akan bersiap melanjutkan ke tahap berikutnya, yaitu pengisian jabatan secara resmi, demi memperkuat pelayanan dan tata kelola pemerintahan di Kecamatan Kedungadem.(sy)













