Bitung- Transisinews.com. Rumah pemenangan Geraldi Mantiri dan Erwin Warungian RM- EW, Posko WIN, Yang Bertempat Di Winenet ll Kecamatan Aertembaga hari ini diresmikan langsung oleh Kedua Calon Walikota Dan Wakil Walikota Bitung Geraldi Mantiri dan Erwin Warungian. Rabu 18 September 2024.
Dalam Peresmian Tersebut dihadiri Anggota DPRD Kota Bitung Juliwati Dewi Suwawa, Ketua PHBI Kota Bitung, Adrianto Kadir, tokoh agama kota bitng, KH. Hairrudin Bandu.S.Sos. bersama Pdt. Marlen Tahulending Nanualita. Sth. Dan 5 Ketua Partai Non Site serta Pengurus Partai, Dan relawan GM- EW. Beberapa Mandor Pelabuhan TKBM Bitung, dan Novri Suwawa (Bos Ope)
Kedua calon walikota dan wakil walikota kota Bitung Geraldi Mantiri dan Erwin Warungian meresmikan posko WIN diawali dengan pelepasan Balon dan selanjutnya Gunting Pita, serta Foto Bersama ketua- Ketua Non site
Calon Walikota Bitung Geraldi Mantiri Mengatakan dalam Sambutannya, pertama- Tama saya pribadi dan bapak Erwin Warungian menyampaikan terimah kasih kepada semua relawan pemenangan GM- EW, dan pengurus partai, simpatisan Yang bersama- sama Hadir ditempat ini.
saat ini kami berdua Meresmikan posko pemenangan yang Ke Enam (6) GM- EW. kedepan dua lagi posko yang akan kami resmikan ya itu di Pulau Lembe Selatan dan Lembe Utara, Posko pemenangan tersebut semua 8 dari keseluruhan 8 kecamatan. Mudah- mudahan sebelum penetapan, peresmian posko tersebut sudah selesai,”Kata Geraldi
Geraldi menambahkan terkait dengan posko tersebut jelasnya tujuan kita berdua agar setiap saat kami melaksanakan konsilidasi kekuatan kita, karena apa, pertama kita ini beragam dan berwarna tidak harus disamakan tetapi dipersatukan.
kadang kala karena kita berbeda, maknanya sering dipelintir. maka kami di selamat’ kan ,ingat baik baik bapak ibu ketika kita diselamatkan itu tandanya kita memaksa. ,tetapi ketika kita dipersatukan kita diaminkan dengan keragaman tersebut jelas maknanya kita akan terbentuk dengan kekuatan. bukan sebagai bentuk masalah, Jelas Geraldi
Ingat Kedepan semua partai pendukung dan pengusung harus memasang bendera partai, jangan sampai ada kesan tidak baik kalau layak di pasang bendera hanya partai PDI P dan Golkar,
Geraldi juga menyinggung bahwa untuk kecamatan Aertembaga kami ketambahan tenaga dari partai Hanura, semoga dalam waktu dekat kami akan ketemu dengan ketua partai Hanura dan pengurusnya, untuk memantapkan sejauh mana kita bisa bersama- sama. dan ini wajib harus ketemu jangan sampai timbul kesan nanti tidak dipakai. Apalagi kan ketua partai Hanura tersebut berada di kecamatan Aertembaga
Dikesempatan ini calon Wakil Walikota Bitung Erwin Warungian Sampaikan dalam Sambutannya, kalau saya diaminkan tuhan melalui masyarakat menjadi wakil walikota Bitung tidak sertamerta melangkahi walikota Bitung, agar supaya tidak akan terjadi Konflik atau dampak kepada masyarakat.
,”Tadi pak Geraldi sudah menyampaikan begtu banyak tentang bagaimana kami berdua, apa keinginan kami dan bagaimana program kami kedepan, Kata Erwin
Tetapi pribadi saya ingin masuk lewat pendidikan politik yang baik dan benar, kalau ada bertanya Geraldi- Erwin ingin Menang,”Ucapnya Pasti, Tapi kami ingin menang dengan Elegan atau terhormat. itu artinya kalian mengkampanyekan kami untuk menang, jangan menjual aib orang dan jangan menfitna orang serta jangan menyebarkan berita Hoax.”
Jual lah kelebihan kita berdua, apa itu kelebihan kita berdua,! Mendengarkan cerita orang Bahwa survei membuktikan kemampuan kita bedua dan intelektual pak Geraldi Mantri dan Erwin Warungian di atas dari pasangan calon yang lain,
Erwin juga menambahkan menjadi seorang pemimpin harus memahami tentang pemerintahan, bagaimana kami akan membuat program, Program tersebut cocok dengan program APBD Kota Bitung. Atau sesuai regulasi karena kalau program yang baik tapi tidak sesuai regulasi kita pastikan itu menjadi bahan temuan BPK.
Lebih dalam Erwin menjelaskan masyarakat harus melihat dan menilai bagaimana konsep calon walikota dan wakil walikota kedepan yang baik agar dapat menentukan pilihan yang tepat, jangan salah pilih, dan jangan karena cuman uang 50 ribu atau 100 ribu kita tersiksa selam 5 tahun,
Kalau masalah uang disana Ada disini ada tapi ketika dibilang kemampuan intelektual disana nyanda disini ada, itu yang menjadi kelebihan kami berdua,”Pungkas













