Ads
TNI

Beredar Luas Surat Telegram Panglima TNI, JDP,” Warinussy Angkat Bicara’.

mmcnews00
×

Beredar Luas Surat Telegram Panglima TNI, JDP,” Warinussy Angkat Bicara’.

Sebarkan artikel ini
Img 20240228 Wa0057

 

Papua- Transisinews.com. Jaringan Damai Papua (JDP) Yan Christian Warinussy merasa prihatin atas terjadinya keputusan tentang “perubahan” penyebutan (nomenklatur) Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) atau Kelompok Separatis Teroris (KST) oleh Markas Besar Tentara Nasional Indonesia (Mabes TNI) menjadi Organisasi Papua Merdeka (OPM).

Hal itu terungkap dalam copy dari Surat Telegram Rahasia (STR) Nomor : STR/41/2024, tanggal 05 April 2024, yang derajatnya kilat dan sifat rahasia. STT tersebut berasal dari Panglima TNI dan ditujukan kepada Panglima Komando Daerah Militer (Pangdam) XVII/Cenderawasih dan Pangdam XVIII/Kasuari untuk dilaksanakan.Copy dari STR tersebut herannya bisa “bocor” dan beredar luas di sejumlah media sosial Facebook (FB) maupun WhatsApp (WA).

Selaku Juru Bicara (Jubir) JDP saya ingin menyampaikan keprihatinan kami (JDP) perubahan penyebutan (Nomenklatur) KKB/KST menjadi OPM justru akan berdampak pada: pertama, kian meluasnya pengerahan personil militer (TNI) ke Tanah Papua sejak sekarang ini.

Kedua,” JDP juga memandang bahwa pendekatan pertahanan negara dengan mengedepankan militer (TNI) akan kian membawa dampak pagi situasi dan kondisi hak asasi manusia (HAM) dalam artinya luas diseluruh Tanah Papua pada keenam Daerah Otonomi Baru (DOB) yang ada. Ketiga, peran militer di seluruh Tanah Papua akan kian meningkat dan meluas secara signifikan dibanding peran Polri. Ungkap Warinussy

Keempat, pemberlakukan status Daerah Operasi Militer (DOM) di seluruh Tanah Papua kian nyata dan masif. JDP karena itu mendesak Presiden Republik Indonesia Joko Widodo segera mengambil inisiatif pertama dalam mengakhiri segenap rencana pembaruan model operasi militer dalam bentuk apapun di seluruh Tanah Papua. Segera mengakhiri konflik Papua melalui jalan damai dengan mengedepankan Dialog Jakarta-Papua sebagai media utama sejak tahun 2024 ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *