Korps Penegak Perda ini mendapat pujian karena dinilai berhasil mengubah stigma kaku menjadi wajah baru yang persuasif, santun, dan sangat humanis saat berhadapan dengan pedagang.
Pendekatan dari hati ke hati tersebut membuat para pedagang merasa diayomi, dihargai, dan ditempatkan sebagai mitra strategis pemerintah, bukan sebagai objek penertiban.
Di balik layar keberhasilan rekonsiliasi ini, para PKL memberikan penghormatan khusus kepada M. Ali Safaat, sosok yang selama ini setia bertindak sebagai koordinator sekaligus pendamping garda depan para pedagang.
Ali Safaat dinilai sangat konsisten menjembatani komunikasi buntu, meredam kepanikan massa pedagang, serta menyalurkan aspirasi murni PKL melalui jalur diplomasi dan musyawarah yang konstruktif dengan pemangku kebijakan.
Rekam jejak dan pengalamannya saat menakhodai koordinator PKL kawasan Rajekwesi periode 2022–2023 membuatnya khatam memetakan dinamika serta kebutuhan riil para pedagang di lapangan tanpa harus menabrak aturan hukum yang berlaku.
“Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Pemerintah Kabupaten Bojonegoro, Bapak Dandim 0813 Letkol Inf. Dedy Dwi Wijayanto, Ibu Kasatpol PP Laela Nor Aeny beserta seluruh jajaran, dan Mas Ali Safaat yang tanpa lelah terus mendampingi serta memperjuangkan aspirasi kami hingga akhirnya kami bisa kembali mengais rezeki di tempat yang layak. Semoga sinergi yang baik ini terus terjaga demi kesejahteraan masyarakat kecil,” ungkap salah seorang perwakilan PKL dengan mata berkaca-kaca, Sabtu (18/07/2026).
Keberhasilan penataan ini menjadi role model dan bukti nyata bahwa seberat apa pun persoalan perkotaan, semuanya dapat diurai jika semua pihak mau membuka diri dalam komunikasi yang transparan, saling menghormati, dan bersandar pada semangat gotong royong.
Kini, setelah kembali menempati lapak usaha baru yang difasilitasi oleh Pemkab Bojonegoro, para PKL berkomitmen penuh untuk menjaga kebersihan lingkungan, menegakkan ketertiban, dan mematuhi seluruh regulasi yang berlaku agar kawasan perniagaan tersebut tetap nyaman dikunjungi oleh masyarakat luas.(sy/*)













