Suara bernada peringatan keras juga ditiupkan oleh fungsionaris Formas lainnya, Ferry Sibarani.
Ia meminta Hashim segera melakukan introspeksi mendalam demi menjaga stabilitas politik nasional agar tidak memicu turbulensi yang lebih besar.
”Ingat, banyak warning untuk bulan Agustus. Kita berharap Pak Hashim tidak menjadi pemicu yang membangkitkan kenangan reformasi 1998,” cetus Ferry ketus.
Ketegangan di internal organisasi mencapai puncaknya setelah mantan pengurus Formas yang kini menjabat sebagai Wakil Direktur CAJ PWI Pusat, Yono Hartono, ikut meradang dan membongkar keputusannya keluar dari kepengurusan di masa lalu.
”Di masa lalu, saya orang pertama yang keluar dari pengurus Formas karena saya tidak percaya dengan sosok Hashim. Hashim itu tidak akan ada empatinya, dia terlahir sudah kaya, dia tidak mengerti cara berpikirnya orang kecil,” ungkap Yono dengan nada tinggi.
Lebih lanjut, Yono memberikan anjuran taktis bagi rekan-rekan di internal yang masih berkomitmen menjaga marwah program pemerintah dan keutuhan NKRI agar segera mengambil langkah tegas secara politik.
”Saya anjurkan untuk rekan-rekan yang masih ingin Formas tetap konsisten ikut serta menjaga program pemerintah dan NKRI, gabung saja ke Safri dan ikut pendidikan disiplin militer, atau bisa juga ikut ke Dasco. Saya ini PWI, saya pendukung Dasco,” tegas Yono Hartono.
Saat ini, peta internal FORMAS dikabarkan telah terbelah menjadi dua faksi yang saling berhadapan: Faksi Loyal Buta yang tetap bersikeras mengawal program MBG tanpa syarat, dan Faksi Moral yang mendesak pemerintah untuk segera kembali turun mendengarkan jeritan riil masyarakat bawah.
Riuh unjuk rasa di aspal jalanan dan saling kunci antar-faksi di dalam Formas akhirnya menelanjangi fakta baru bahwa tata kelola anggaran jumbo Rp335 triliun rawan memicu turbulensi politik.
Alih-alih menjadi sabuk pengaman sosial, sesumbar kata dari sang utusan khusus justru mengoyak barisan pertahanan dari dalam dan membuka kembali kotak pandora rekam jejak lamanya ke panggung publik.(red/*)













