Kronologi kejadian bermula dari laporan warga yang melihat adanya asap hitam yang. Disusul kobaran api dari sebuah bangunan semi terbuka tersebut. Dalam kejadian ini pemilik cafe Arizka (38) menelan kerugian mencapai kurang lebih Rp 150 juta.
Beruntung belum ada aktifitas di cafe sehingga tidak menelan korban jiwa,” ucap, Siswanto.
Damkar Korwil Babat menerjunkan 1 unit kendaraan pemadam di lokasi kejadian. Menjelang siang, api sudah padam. Area sudah dilakukan pembasahan untuk mencegah terjadinya api susulan.
Penyebab kebakaran diduga dari konleting listrik yang mentulut ke bangunan,” ujarnya.
Ia mengimbau masyarakat untuk selalu waspada saat musim kemarau seperti sekarang ini.
Termasuk selalu kontrol instalasi listrik dan semua peralatan yang memakai aliran listrik, termasuk kompor di dapur.
(Red/kuprit)













