Terlihat jelas Kombes Simangunsong sama sekali tidak memiliki kepekaan sosial. Mendatangi massa rakyat dengan sikap berjalan dengan gaya layaknya boss preman, jagoan atau cross boy yang sama sekali berbeda dengan para Kapolres sebelumnya. Bahkan Pak Simangunsong saya lihat tidak mampu mengelola penyelesaian konflik. Ungkap Warinussy
“Dia hanya sekedar membuat pencitraan dirinya di media sosial tiktok bahwa dia sebagai Kapolresta Manokwari mampu melakukan atau membuka palang yang dilakukan oleh warga masyarakat saat menyampaikan aspirasi apapun di kota Injil ini Warinussy Menegaskan, kita Manokwari dan Polresta Manokwari membutuhkan sosok seorang Kapolresta yang mampu melakukan pendekatan sosial yang dialogis dengan seluruh lapisan masyarakat dan melahirkan simpati pada para anggota Polresta Manokwari sendiri juga.
Sehingga sudah saatnya Kombes Polisi RB.Simangunsong dimutasikan dari Polresta Manokwari. Sudah saatnya pulang jabatan seorang Kapolresta Manokwari diberikan kepada salah satu perwira terbaik Papua Asli juga sesuai amanat Undang Undang Nomor 21 Tahun 2001 Tentang Otonomi Khusus Bagi Provinsi Papua. Ada beberapa perwira Papua Asli berpangkat Komisaris Besar Polisi yang saya kira dapat direkomendasikan oleh Kapolda Papua Barat Irjen Isir kepada Kapolri untuk ditempatkan sebagai Kapolresta Manokwari. Tegas Warinussy













