Pemerintahan

Pemkab Bojonegoro Launching Gerakan Pangan Murah, Langkah Mengendalikan Inflasi

syailendraachmad51
×

Pemkab Bojonegoro Launching Gerakan Pangan Murah, Langkah Mengendalikan Inflasi

Sebarkan artikel ini
R0ulgdp0obvxvik3

BOJONEGORO || TRANSISI NEWS – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) me-launching Gerakan Pangan Murah. Kegiatan diselenggarakan di Lapangan Desa Tlatah, Kecamatan Purwosari, Rabu (21/2/2024).

Dalam sambutannya, Sekretaris Daerah Kabupaten Bojonegoro Nurul Azizah menuturkan  bahwa gerakan pangan murah merupakan rekomendasi dari Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kabupaten Bojonegoro dalam upaya pengendalian inflasi. “Komoditi yang di survey salah satunya adalah sayuran tomat,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Sekretaris Daerah Nurul Azizah menjelaskan bahwa tomat yang disurvei pada Januari 2023, harganya per kilogran sebesar Rp 5.600. Namun dalam survei lanjutan pada Januari 2024 harganya Rp 20.000 per kilogram. Selisih harganya cukup banyak.

Apalagi di tahun 2024, daerah yang masuk Indeks Harga Konsumen (IHK) adalah 150 kabupaten. Sedangkan tahun-tahun sebelumya hanya 90 Kabupaten. Kabupaten Bojonegoro masuk pada IHK pada 2024.

“Maka dari itu, Pemkab Bojonegoro membuat gerakan pangan murah, namun pesan saya masyarakat juga harus kerja keras misalnya untuk memelihara ayam, kambing dan sebagainya untuk meningkatkan penghasilan. Lalu juga menanam cabe dan tomat serta sayuran lainnya disekitar tempat tinggal seperti di halaman rumah,” jelasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *