NasionalPeristiwaRagam

HJB Ke-346, Pj Bupati Bojonegoro: Mari Belajar Perjuangan Para Leluhur

terasbjn
×

HJB Ke-346, Pj Bupati Bojonegoro: Mari Belajar Perjuangan Para Leluhur

Sebarkan artikel ini

BOJONEGORO || TRANSISINEWS -Rangkaian ziarah leluhur dilakukan Pj Bupati Bojonegoro Adriyanto ke makam-makam leluhur Bojonegoro. Ziarah ini bagian dari rangkaian kegiatan Hari Jadi Bojonegoro (HJB) ke-346. Pada Rabu (18/10/2023), Pj Bupati Bojonegoro dan rombongan ziarah ke makam Raden Bagus Lancing Kusumo di Desa Clebung Kecamatan Bubulan.

Rangkaian kegiatan ziarah leluhur ini sebagai bentuk penghormatan kepada leluhur yang telah berjasa sekaligus merawat nilai-nilai luhur yang telah diajarkan.

Makam-makam leluhur yang diziarahi diantaranya makam Kanjeng Soematri di Kelurahan Mojokampung Kecamatan Bojonegoro, Makam Buyut Dalem di Kelurahan Kadipaten Kecamatan Bojonegoro, Makam Haryo Matahun di Desa Ngraseh Kecamatan Dander. Terakhir Makam Lancing Kusumo Desa Clebung Kecamatan Bubulan.

Pj Bupati Bojonegoro hadir bersama Kapolres Bojonegoro, Sekda Bojonegoro serta Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkup Pemkab Bojonegoro serta Forkopimcam Bubulan. Rombongan masuk lokasi cungkup Raden Bagus Lanching Kusumo untuk melakukan doa dan tahlil bersama dipimpin langsung oleh juru kunci makam.

Usai doa bersama Pj Bupati Bojonegoro Adriyanto menuturkan rangkain kegiatan pertama peringatan Hari Jadi Bojonegoro (HJB) ke-346 tahun 2023 yaitu kegiatan ziarah yang dilakukan di empat makam leluhur yang berjalan dengan lancar.

“Mungkin ini sudah beberapa kali dilakukan, namun bagi saya ini pengalaman pertama di Bojonegoro. Semoga dengan doa bersama yang kita kirimkan kepada leluhur Bojonegoro dapat menjadi keberkahan untuk kita semua,” ucapnya

Lebih lanjut Pj Bupati menuturkan bahwa dengan adanya kegiatan ziarah makam leluhur dapat memetik pelajaran, salah satunya semangat para pejuang. Maka dari itu sebagai penerus perjuangan mari lestarikan dan jaga semangat untuk terus meningkatkan dan membangun Bojonegoro lebih baik lagi.

“Selain merawat tempat pada leluhur ini, mari kita bersama-sama baik dari pemerintah daerah, desa maupun masyarakat dapat menjaga nilai-nila luhur yang diajarkan oleh para leluhur terdahulu,” tuturnya.

HUm – Gond

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *