Ads
PemerintahanPeristiwaRagam

2 Yayasan SPPG Kabupaten Bojonegoro, Ajukan Permohonan SLHS untuk Tingkatkan Keamanan Pangan Program MBG

syailendraachmad51
×

2 Yayasan SPPG Kabupaten Bojonegoro, Ajukan Permohonan SLHS untuk Tingkatkan Keamanan Pangan Program MBG

Sebarkan artikel ini
Img 20251029 132150 copy 1632x1050

BOJONEGORO||TRANSISINEWS – Dalam rangka meningkatkan keamanan pangan dan kualitas pelayanan Program Makan Bergizi Gratis (MBG), Dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di bawah naungan Yayasan AS Media Center Indonesia dan Yayasan Bening Samudro, mendaftarkan diri untuk memperoleh Sertifikat Laik Higienis dan Sanitasi (SLHS) di Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPM PTSP) Kabupaten Bojonegoro. Rabu (29/10/2025).

Penerbitan SLHS ini diharapkan dapat memastikan bahwa makanan yang disajikan di dapur SPPG Bojonegoro memenuhi standar keamanan pangan yang tinggi dan aman untuk dikonsumsi oleh masyarakat, terutama anak-anak yang menjadi sasaran program MBG.

Perwakilan kedua Yayasan, Solchan Badri menyampaikan bahwa untuk menindaklanjuti serta mematuhi surat edaran dari Kementerian Kesehatan Nomor HK.02.02/C.I/4202/2025 tentang Percepatan Penerbitan Sertifikat Laik Higienis dan Sanitasi (SLHS) bagi Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG) , Tim Yayasan AS Media Center Indonesia dan Yayasan Bening Samudro mengajukan berkas permohonan tersebut ke Kantor DPM PTSP Kabupaten Bojonegoro.

“Kami akan mematuhi segala administrasi tersebut, serta berkomitmen untuk menyediakan makanan bergizi yang aman dan sehat bagi anak-anak di Kabupaten Bojonegoro,” ujarnya.

Solchan juga menyampaikan bahwa permohonan Sertifikat Laik Higienis dan Sanitasi (SLHS) untuk memastikan bahwa dapur kami memenuhi standar keamanan pangan yang tinggi.

“Dengan diterbitkannya SLHS, kami berharap dapat meningkatkan kepercayaan masyarakat dan memberikan pelayanan yang lebih baik kepada anak-anak yang menjadi sasaran program MBG,” tuturnya.

Tak lupa ia menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada DPMPTSP Bojonegoro yang telah membantu dan memberikan pelayanan yang maksimal.

“Terimakasih DPMPTSP Bojonegoro yang mana dalam memberikan pelayanan sangat komunikatif dan juga mendukung penuh program Makanan Bergizi ini,” tungkasnya.

Img 20251029 132150 copy 1632x1050
Kepala DPMPTSP Bojonegoro Budiyanto bersama perwakilan Yayasan AS Media Center Indonesia dan Yayasan Bening Samudro.

Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Bojonegoro, Budiyanto mengatakan pihak kami sangat mendukung seluruh program pemerintahan pusat termasuk Program MBG (Makanan Bergizi Gratis).

Menurut nya, Program Makanan Bergizi ini juga harus menjaga keamanan panganya karena sama pentingnya dengan kandungan gizi, jadi DPMPTSP bekerjasama dengan Dinas Kesehatan Bojonegoro untuk menerbitkan SLHS.

“Mematuhi aturan pemerintahan pusat, DPMPTSP Bojonegoro memberikan kemudahan serta penyederhanaan proses pelayanan administrasi dan dilakukan pendaftaran secara manual tanpa melalui sistem OSS (Online Single Submission). Namun sebelum sertifikat diterbitkan akan dilakukan verifikasi kelengkapan dokumen serta inspeksi kesehatan lingkungan dapur bersama Dinas Kesehatan Bojonegoro,” jelasnya.

Budiyanto juga menegaskan bahwa seluruh administrasi permohonan SLHS bagi SPPG di Kabupaten Bojonegoro tidak di pungut biaya apapun “GRATIS”, dan menyarankan agar secepatnya seluruh SPPG maupun Yayasan untuk segera mengajukan permohonan Sertifikat Laik Higienis dan Sanitasi.

“Hal ini kami sampaikan karena ada isu bahwa proses permohonan SLHS membutuhkan biaya sekitar 10juta rupiah (Rp.10.000.000), sekali lagi kami sampaikan penerbitan SLHS maupun proses permohonan GRATIS,” tegasnya.

Kepala DPMPTSP Bojonegoro juga menyampaikan apresiasi kepada Yayasan SPPG yang telah proaktif mengajukan permohonan SLHS dan berharap agar dapur SPPG selalu menjaga kualitas dan keamanan lingkungan maupun bahan pangan.

“Kami akan mendukung penuh percepatan penerbitan SLHS, agar penerima manfaat merasa aman dan nyaman saat mengkonsumsi makanan bergizi gratis,” tutup Kepala DPMPTSP Bojonegoro.(sy)