Papua Barat Daya- Transisinews.co.Jaringan Damai Papua (JDP) mempertanyakan tindakan pengamanan dan penangkapan terhadap 12 orang warga sipil dalam operasi gabungan Polri dan TNI di wilayah Kabupaten Tambrauw, Provinsi Papua Barat Daya, pada Selasa (17/3).
Sebagai Juru Bicara (Jubir) JDP, Yan Christian Warinussy mendesak Kapolda Papua Barat Daya dan jajarannya untuk segera memberi penjelasan, alasan yang mengakibatkan diamankan dan atau ditangkapnya ke-12 warga sipil tersebut.
JDP juga mendesak Panglima Kodam XVIII Kasuari untuk memberikan klarifikasi terkait pelibatan TNI dan Kodam XVIII Kasuari dalam operasi yang telah membawa dampak yang signifikan pada rakyat sipil di Wilayah Kabupaten Tambrauw tersebut.
senantiasa JDP juga mendorong semua pemangku kepentingan (stakeholder) di Tanah Papua secara umum dan khususnya di wilayah Provinsi Papua Barat Daya agar senantiasa memperhitungkan dampak sosial politik bagi rakyat sipil pasca setiap insiden kekerasan di seluruh Tanah Papua, termasuk di Kabupaten Tambrauw.
Hal demikian Warinussy mengingatkan dan meminta aparat keamanan (Polri dan TNI) untuk mengkedepankan cara-cara damai dalam menangani segenap insiden yang berdampak pelanggaran menurut hukum dan prinsip-prinsip hak asasi manusia yang berlaku universal.













