BOJONEGORO||TRANSISINEWS— Dampak musim kemarau yang memicu keterbatasan krisis air bersih di sejumlah wilayah Kabupaten Bojonegoro mendapat perhatian dari kalangan legislatif.
Anggota DPRD Kabupaten Bojonegoro Fraksi PDI Perjuangan dari Daerah Pemilihan (Dapil) 4, Amin Thohari, S.H., M.H., menyalurkan bantuan pasokan air bersih bagi masyarakat terdampak di tujuh desa.
Penyaluran bantuan air bersih tersebut disasar ke wilayah Kecamatan Kedungadem dan Kecamatan Temayang.
Di Kecamatan Kedungadem, bantuan didistribusikan ke lima titik lokasi, meliputi Desa Kendung, Desa Tondomulo, Desa Panjang, Desa Mojorejo, dan Desa Babad.
Sementara di Kecamatan Temayang, penyaluran air bersih menyasar warga di Desa Kedungsari dan Desa Bakul.
Amin Thohari menegaskan bahwa pemenuhan air bersih merupakan kebutuhan mendasar masyarakat yang tidak dapat ditunda, terlebih saat sumber air warga mulai mengering akibat kemarau.
“Air adalah kebutuhan dasar masyarakat. Ketika ada warga yang mengalami kesulitan mendapatkan air bersih, semampu kita harus hadir dan membantu,” ujar Amin Thohari. Minggu (27/09/2026).
Ia menambahkan, aksi sosial ini merupakan wujud kerja nyata serta komitmen gotong royong kader partai dalam merespons aspirasi dan kesulitan warga di daerah pemilihannya.
Bantuan ini diharapkan mampu mengurangi beban kebutuhan harian masyarakat.
“Semoga bantuan ini bermanfaat dan bisa sedikit meringankan kebutuhan masyarakat. Kegiatan ini bukan sekadar mendistribusikan air, tetapi juga bagian dari upaya memperkuat semangat kepedulian sosial di tengah masyarakat,” lanjutnya.
Melalui aksi tanggap darurat kekeringan ini, Amin Thohari juga mengimbau pentingnya menjaga kelestarian lingkungan dan sumber daya air lokal, serta memperkuat kesiapsiagaan menghadapi dampak perubahan iklim dan musim kemarau di wilayah Bojonegoro.(sy)













