Sebagai langkah antisipasi berkelanjutan, Pertamina mengaktifkan Satuan Tugas (Satgas) Idulfitri yang bersiaga 24 jam untuk memantau kelancaran distribusi hingga ke tingkat pangkalan.
Pengawasan ketat juga dilakukan agar harga jual di pangkalan tetap sesuai dengan Harga Eceran Tertinggi (HET).
Ahad menghimbau warga Bojonegoro agar tetap tenang dan membeli LPG sesuai kebutuhan normal.
Ia mengingatkan bahwa tindakan pembelian berlebihan atau penimbunan justru dapat memicu gangguan distribusi.
“Kami menjamin pasokan tersedia. Tidak perlu khawatir atau melakukan pembelian berlebihan karena distribusi terus berjalan lancar,” tegasnya.
Pertamina kembali mengingatkan bahwa LPG 3 kg merupakan produk subsidi yang ditujukan khusus bagi rumah tangga kurang mampu dan pelaku usaha mikro.
Masyarakat yang mampu diharapkan beralih menggunakan LPG non-subsidi agar penyaluran lebih tepat sasaran.
Bagi warga yang ingin mengetahui lokasi pangkalan resmi, informasi dapat diakses melalui laman subsiditepatlpg.mypertamina.id atau menghubungi Call Center Pertamina di nomor 135.(red)













