TUBAN||TRANSISINEWS— Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Tuban, Umi Kulsum, meluncurkan (launching) program Ngaji Kitab Washaya Al-Abaa’ lil Abnaa’ di halaman MAN 1 Tuban, Senin (26/10/2026).
Program ini dihadiri seluruh jajaran guru, tenaga kependidikan, serta ribuan siswa sebagai bagian dari upaya pembinaan karakter dan penanaman akhlak mulia di lingkungan madrasah.
Kegiatan dibuka dengan sambutan Kepala MAN 1 Tuban, Fatah Yasin, yang menegaskan bahwa pembelajaran Kitab Washaya difungsikan sebagai sarana penguatan nilai-nilai keislaman agar ilmu yang didapatkan para siswa berbanding lurus dengan perilaku santun sehari-hari.
Sesi pengajian diawali langsung oleh Umi Kulsum yang membacakan bab Ad-Darsu al-Awwal: Nashihatul Ustadz li Tilmidzihi (nasihat guru kepada muridnya).
Pembacaan tersebut menandai dimulainya program Ngaji Kitab Washaya yang dijadwalkan bergulir rutin setiap awal bulan bersamaan dengan agenda istighotsah madrasah.
Dalam arahannya, Umi Kulsum menggarisbawahi pentingnya menciptakan ekosistem belajar yang aman, kondusif, dan religius.
Ia menekankan larangan keras terhadap segala bentuk perundungan (bullying) di lingkungan madrasah.
”Tidak boleh ada bullying di MAN 1 Tuban. Kita harus saling menghormati, menjaga perasaan sesama, dan membiasakan diri untuk memaafkan kesalahan orang lain,” tegas Umi Kulsum.
Selain pencegahan perundungan, Kepala Kemenag Tuban juga mengingatkan para siswa untuk senantiasa disiplin menjalankan ibadah, terutama menjaga kedisiplinan salat tepat waktu sebagai fondasi pembentukan karakter pribadi beriman dan bertakwa.
Guna menguji pemahaman siswa, acara dilengkapi dengan sesi kuis interaktif.
Para siswa diajak merangkum serta menyampaikan kembali poin-poin nasihat keagamaan yang telah dipelajari.
Melalui peluncuran program ini, MAN 1 Tuban berkomitmen memperkuat pendidikan yang memadukan kecerdasan intelektual dengan pemantapan karakter spiritual bagi para peserta didik.(*/sy/red)













