Ads
Pemerintahan

Pembangunan Jalan Desa Mojoranu, Kebahagiaan Warga Sekitar

syailendraachmad51
×

Pembangunan Jalan Desa Mojoranu, Kebahagiaan Warga Sekitar

Sebarkan artikel ini
IMG 20251121 WA0064

BOJONEGORO-Desa Mojoranu, Kecamatan Dander, Kabupaten Bojonegoro, kini memiliki akses jalan yang lebih baik berkat pembangunan jalan rigid beton yang dibiayai oleh Dana BKKD (Bantuan Keuangan Khusus Desa).

Pembangunan ini merupakan salah satu upaya Pemerintah Kabupaten Bojonegoro untuk meningkatkan infrastruktur jalan di seluruh pelosok desa.

Jalan rigid beton yang dibangun sepanjang kurang lebih 2km dengan lebar 3,5m ini mulai dikerjakan secara bertahap. Sekitar 600m jalan dilingkup Dusun Randu Kentong, Rt13/Rw04, Desa Mojoranu, sudah bisa dilalui masyarakat.

Salah satu Warga setempat, Wati yang memiliki usaha warung kopi dan nasi pecel sangat mengapresiasi pembangunan jalan ini, karena sebelumnya jalan tersebut masih paving yang bergelombang bahkan banyak lubang dan membahayakan pengguna jalan, terutama saat musim hujan seperti saat ini.

Ia juga menyebutkan dengan jalan yang sudah bagus ini dapat meningkatkan pendapatannya dari usaha warung tersebut.

“Alhamdulillah, terimakasih Pemdes Mojoranu dan Pemkab Bojonegoro yang sudah sudi memperbaiki insfrastruktur jalan desa kami, dan dapat meningkatkan taraf hidup keluarga kami,” imbuhnya.

Saat berada dilokasi pengerjaan pembangunan jalan, Kepala Desa Mojoranu, Lukman Hakim, menerangkan dengan adanya pembangunan jalan rigid beton ini, masyarakat Desa Mojoranu dapat melakukan aktivitas sehari-hari dengan lebih mudah dan nyaman.

IMG 20251121 WA0066
Semangat pekerja nampak saat proses pembangunan jalan.

Menurutnya dengan pembangunan ini masyarakat setempat juga merasakan. BKKD ini merupakan swakelola jadi secara tidak langsung memberikan lapangan pekerjaan dan mengurangi angka pengangguran, karena semua pekerja adalah masyarakat sekitar itu sendiri .

“Selain itu, jalan ini juga diharapkan dapat meningkatkan perekonomian masyarakat setempat,” ungkapnya, pada Jum’at 21 November 2025.

Lukman Hakim juga selalu memberikan breafing pagi kepada seluruh pekerja dan tim pelaksana sebelum melakukan aktivitas pengerjaan proyek.

“Kami selaku pemerintahan desa akan selalu mengawal proses pembangunan, karena pembagunan ini untuk lingkungan dan kembali ke lingkungan pula,” ujarnya.

Tentu pembagunan ini tidak berhenti disini saja, Pemerintahan Desa Mojoranu akan terus memberikan yang terbaik untuk kesejahteraan masyarakat dan tentunya tak lepas dari dukungan Pemerintah Kabupaten Bojonegoro.

“Kami berharap Pemkab Bojonegoro terus memberikan support untuk membangun desa-desa di Kecamatan Dander. Dan tak lupa kami Pemdes serta masyarakat Mojoranu, mengucapkan banyak terimakasih kepada Bupati dan Wakil Bupati Bojonegoro atas program BKKD ini,” tungkasnya.

Dalam kesempatan tersebut, Camat Dander, Teguh Wibowo S.H., M.H., menjelaskan bahwa di tahun 2025, Kecamatan Dander mendapatkan program BKKD dari Pemerintah Kabupaten Bojonegoro. Kecamatan Dander terdiri dari 16 desa, dan semua desa mendapatkan bantuan BKKD.

“Rinciannya, 3 Desa mendapatkan BKKD dari anggaran APBD induk, yaitu Desa Sendangrejo, Sumodikaran, dan Ngraseh. Ketiga Desa tersebut mendapatkan pembangunan Jembatan, Balai Desa, dan Jalan Aspal,” terangnya.

Sedangkan 13 Desa lainnya mendapatkan BKKD dari P-APBD, yang meliputi pembangunan jalan rigid beton dan jembatan.

“Khusus untuk jembatan, ada 3 desa yang mendapatkan pembangunan jembatan, yaitu Desa Ngablak, Ngunut, dan Sumberarum. Sedangkan 10 Desa lainnya mendapatkan pembangunan jalan rigid beton seperti halnya Desa Mojoranu,” tambahnya.

Camat Dander juga menekankan bahwa program BKKD ini bertujuan untuk mengentas kemiskinan dengan membangun infrastruktur, seperti jalan dan jembatan, dapat memperlancar transportasi, sehingga meningkatkan perekonomian masyarakat.

“Harapan saya, program BKKD ini dapat dilaksanakan sesuai dengan regulasi, sehingga dapat segera dimanfaatkan dan bermanfaat bagi masyarakat, khususnya di Kecamatan Dander,” tutup Camat Dander Teguh Wibowo.(sy)