Selain tenaga manusia, TNI juga mengirimkan aset mobilitas seperti unit dump truk dan sepeda motor dinas KLX guna menembus medan bencana yang sulit.
Fokus utama misi ini tidak hanya evakuasi, tetapi juga bantuan logistik bagi warga. Sebanyak lebih dari 20 ton bantuan sosial dari Pemkot Malang turut dikapalkan, yang meliputi:
Bahan makanan pokok.
Perlengkapan bayi dan pakaian layak pakai.
Perlengkapan ibadah.
Kegiatan ini mencerminkan sinergi yang kuat antara TNI AD, TNI AL, dan Pemerintah Daerah dalam menghadapi situasi darurat. Harapannya, kehadiran Satgas ini dapat mempercepat pemulihan infrastruktur serta memberikan dukungan moril bagi masyarakat Aceh Utara.
Pemberangkatan ini menjadi bukti bahwa jarak bukan penghalang bagi solidaritas prajurit Kodam V/Brawijaya untuk terjun langsung membantu rakyat di ujung barat Indonesia. (Pen/Red)













