Ditempat yang sama, Dandim 0813 Bojonegoro Letkol Inf Dedy Dwi Wijayanto, ST., mengatakan bahwa total dari yang sudah dikerjakan sebanyak 368 titik KDKMP, hingga per hari ini ada 15 gedung KDKMP sudah mencapai 100 persen, dan untuk peresmiannya nanti akan dilakukan bertahap disetiap titik.
“Semoga KDKMP yang merupakan program strategis pemerintah ini nantinya dapat memperkuat ekonomi desa, sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” harapnya.
Kepala Desa Ngraseh, Maftukhin, merasa bersyukur dan mengucapkan terima kasih, sekaligus termotivasi atas dukungan yang diberikan oleh Wamenkop RI, karena KDKMP Desa Ngraseh dijadikan contoh bagi desa lain diwilayah Kabupaten Bojonegoro.
Menurut dia, program KDKMP di Desa Ngraseh adalah pembiayaan fasilitas dibidang pertanian, karena potensi di desa kami adalah pertanian.
“KDKMP ini memang menjadi program yang ingin kami kembangkan ke depan, mayoritas masyarakat Desa Ngraseh adalah petani, sehingga koperasi ini akan kami fokuskan untuk mendukung kebutuhan petani,” ungkapnya.
Peresmian KDKMP di Desa Ngraseh ini menjadi tonggak awal bagi pengembangan koperasi desa di Kabupaten Bojonegoro, sekaligus diharapkan menjadi model percontohan bagi desa-desa lain dalam membangun ekonomi kerakyatan yang mandiri, berdaulat, dan berkelanjutan.
Hadir dalam peresmian KDKMP ini diantaranya Wakil Bupati Bojonegoro, Nurul Azizah, Ketua DPRD Abdulloh Umar, Forkopimcam, Kepala Desa dan perangkat desa, serta pengurus KDKMP dan masyarakat sekitar.(red)













