Teguh Supriyadi membenarkan bahwa ada calon yang mundur, namun tidak tahu alasan sebenarnya.
“Namanya calon saya tidak tahu alasan yang sebenarnya. Kepada forum di rapat menyatakan kalau soal tes tulis yang digunakan adalah yang disusun tiga minggu yang lalu saya mundur begitu pernyataannya,” tuturnya.
Pilkades PAW Desa Sukorejo bertujuan mengisi kekosongan jabatan kades yang tersisa 20 bulan.
Masyarakat Desa Sukorejo memiliki 92 orang hak pilih, terdiri dari perangkat desa, panitia PAW, tokoh pemuda, dan unsur masyarakat.
Kontroversi ini membuat masyarakat Desa Sukorejo was-was dan berharap agar proses Pilkades PAW dapat berjalan dengan jujur dan adil. Salah satu warga, yang tidak ingin disebutkan namanya, mengatakan, “Hanya Tuhan yang tahu apa yang akan terjadi.”
(Red)













