Ads
EdukasiNasional

Jelang Libur Lebaran, BRI Ingatkan Nasabah Waspada Penipuan Berkedok File APK

syailendraachmad51
×

Jelang Libur Lebaran, BRI Ingatkan Nasabah Waspada Penipuan Berkedok File APK

Sebarkan artikel ini
IMG 20260317 WA0042

 

​JAKARTA||TRANSISINEWS– PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI mengeluarkan imbauan tegas kepada masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap keamanan rekening menjelang periode libur Lebaran.

Hal ini menyusul tren peningkatan transaksi digital yang kerap dimanfaatkan oknum tidak bertanggung jawab untuk melakukan aksi penipuan, terutama melalui pengiriman file (.APK) dari sumber tidak dikenal.

​Modus penipuan ini biasanya dilakukan melalui pesan WhatsApp yang mencatut nama instansi tertentu.

Pelaku mengirimkan lampiran berupa undangan digital, surat pajak, resi pengiriman paket, atau dokumen penting lainnya dalam format APK.

Jika diunduh, file tersebut akan menanamkan malware yang mampu mencuri data hingga mengambil alih perangkat pengguna.

​Direktur Information Technology BRI, Saladin Dharma Nugraha Effendi, menjelaskan bahwa penguatan sistem keamanan terus dilakukan secara berkelanjutan, namun peran aktif nasabah sangat krusial.

​“Perseroan terus menyempurnakan kapabilitas pengamanan layanan digital agar tetap adaptif. Namun, pengenalan indikasi ancaman sejak awal oleh nasabah menjadi langkah penting untuk mencegah akses tidak sah,” ujar Saladin.

Menurutnya, BRI mengimbau khususnya kepada nasabah agar tidak mengklik, mengunduh, atau menginstal aplikasi dari sumber yang tidak tepercaya, serta tidak meneruskan pesan, file, maupun tautan yang mencurigakan kepada pihak lain.

“Jika menerima pesan yang tampak janggal, misalnya menggunakan nada mendesak, menawarkan hadiah, meminta pembaruan atau “verifikasi” data, atau menyertakan lampiran file dari nomor yang tidak dikenal meskipun mengatasnamakan bank atau layanan penting lainnya, nasabah diminta memastikan kebenaran pengirim dan melakukan verifikasi sebelum mengambil tindakan lebih lanjut,” himbaunya.

Pengaktifan fitur keamanan tambahan seperti Two-Factor Authentication (2FA) juga dianjurkan untuk menambah perlindungan pada akses layanan digital.

Apabila nasabah terlanjur mengunduh atau menginstal file APK yang mencurigakan, langkah awal yang perlu dilakukan yakni dengan mematikan koneksi data seluler dan Wi-Fi, serta menghapus aplikasi yang terpasang.

Lebih lanjut dijelaskan, nasabah dapat segera mengubah username, PIN, dan password akun BRImo maupun akun email yang terhubung, serta melakukan reset setelan pabrik melalui pengaturan perangkat untuk memastikan perangkat bersih dari potensi kendali pihak tidak dikenal.

Nasabah juga perlu melakukan pemblokiran nomor pengirim apabila pesan terindikasi penipuan, dan jika ditemukan aktivitas mencurigakan dapat segera menghubungi Contact BRI 1500017.

“BRI menekankan pentingnya kehati-hatian dalam menyaring informasi, terutama pesan yang disertai file atau tautan dari sumber tidak dikenal. Pengenalan indikasi ancaman sejak awal menjadi langkah penting untuk mencegah akses tidak sah terhadap data nasabah. Kolaborasi antara BRI dan nasabah menjadi fondasi dalam membangun ekosistem digital yang aman dan nyaman,” Tutur Saladin. (*)