Dampak positif dari tuntasnya pembangunan jalan ini langsung dirasakan oleh warga, terutama para petani yang kini lebih mudah mendistribusikan hasil panen.
Selain itu, akses mobilitas pendidikan bagi anak-anak sekolah juga menjadi lebih lancar dan aman.
Panut, salah seorang warga Desa Manukan, mengakui bahwa kondisi jalan yang mulus sangat membantu aktivitas ekonomi harian. “Sekarang lebih mudah mengangkut hasil panen dan sangat membantu aktivitas sehari-hari, khususnya bagi petani,” ungkapnya.
Untuk memastikan kualitas pekerjaan, tim dari Pemerintah Kabupaten Bojonegoro telah melakukan monitoring dan evaluasi (monev) di lapangan.
Hasil evaluasi menyatakan bahwa fisik jalan rigid beton tersebut telah memenuhi spesifikasi teknis yang ditetapkan, sehingga layak digunakan untuk mendukung percepatan ekonomi di sektor pertanian maupun sektor lainnya.(red)













