Kota Ternate- Transisinews.com.PT PELNI PERSERO cabang ternate Provinsi Maluku Utara, kedatangan Jurnalis Dari Media Jurnal Telegraf dan Media Transisinews. bertujuan silaturahmi Dan mewancarai terkait tingkat pelayanan PT Pelni, tepat Di Ruangan Kantornya pada sabtu Tanggal 8 November 2025,
kepala PT Pelni Cabang Ternate Luthfi Israr menerangkan salah satu yang terus kami benai terkait pelayanan Penjualan Tiket kepada calon penumpang.
Memang penjualan tiket saat ini sistemnya sudah Online, dan ada aplikasinya, tapi ada calon penumpang yang tidak tau caranya membeli online, atau sudah lanjut usia maka dari kami PT Pelni menyediakan loket penjualan tiket Resmi.
Calon penumpang yang akan membeli tiket Diloket yang sudah di sediakan oleh PT Pelni Ternate, Luthfi sebut,” Kami selalu memberi yang terbaik dan kenyamanan kedapa calon penumpang.
Setelah ditanya terkait calo,sembari Luthfi menegaskan pihaknya tidak memberikan kompromi dan ruang terhadap permainan calo tiket kapal milik perusahaan PT Pelni
Dalam ketegasan Luthfi kepada Anak Buanya apa bila diketahui ada kerja sama dengan pihak calo, maka Kami Tidak segan – segan memberi Sangsi pecat kepada yang terkait, Melakukan penjualan tiket secara ilegal.
Selain soal calo tiket, Luthfi juga menyentil soal minuman keras (miras) ilegal yang masuk ke Pelabuhan Ternate dari dua pelabuhan utama di Sulawesi Utara. Yakni, Pelabuhan Bitung dan Manado. Ia menuturkan bahwa pihaknya bersama seluruh stakeholder di pelabuhan selalu berkolaborasi, agar mencegah masuknya peredaran minuman keras dan membatasi miras yang lewat tujuan ke papua.
Bukan hanya miras, tapi semua barang yang tidak bisa atau dilarang diangkut dengan kapal PELNI sesuai peraturan perundang-undangan itu pasti kita tidak biarkan. Apalagi sekarang pelabuhan Ternate sudah menggunakan teknologi X-ray untuk mendeteksi barang yang tidak boleh dimuat di atas kapal. Seperti miras, senjata tajam, senjata api, dan satwa yang dilindungi,” pungkasnya












