Ads
PemerintahanPolitikRagam

Gemah Ripah Lohjinawi Hanya Dongeng: Petani Bojonegoro Merana Akibat Harga Pupuk Mahal

syailendraachmad51
×

Gemah Ripah Lohjinawi Hanya Dongeng: Petani Bojonegoro Merana Akibat Harga Pupuk Mahal

Sebarkan artikel ini
Img 20250423 wa0131

BOJONEGORO||TRANSISINEWS – Istilah “Gemah Ripah Lohjinawi” yang berarti kemakmuran dan kesejahteraan bagi seluruh masyarakat tampaknya hanya menjadi dongeng bagi petani di Kabupaten Bojonegoro. Mahalnya harga pupuk menjadi salah satu permasalahan yang sangat dirasakan oleh para petani di daerah ini.

Seperti tradisi atau budaya, bila memasuki musim tanam, pupuk pasti langka dan mahal, sehingga menambah beban bagi petani yang sudah bekerja keras di sawah.

Ahmad Suyono, Anggota DPRD Kabupaten Bojonegoro dari Fraksi Partai Nasdem, mengungkapkan bahwa harga pupuk yang tinggi sangat memberatkan petani.

“Stok pupuk yang terbatas dan sulitnya mendapatkannya membuat masyarakat Bojonegoro mengeluh,” ujarnya saat ditemui di area persawahan, Rabu (23/4/2024).

Selain itu, terlalu banyaknya mata rantai pupuk dari produsen ke petani juga menjadi salah satu faktor yang menyebabkan mahalnya harga pupuk.

Sistem distribusi yang tidak efisien ini menyebabkan biaya produksi pupuk meningkat, sehingga harga jualnya juga menjadi mahal.

Keterbatasan akses terhadap pupuk yang terjangkau menyebabkan petani harus mencari alternatif lain yang lebih mahal, sehingga meningkatkan biaya produksi mereka. Hal ini tentunya berdampak pada kesejahteraan petani dan produksi pertanian di Kabupaten Bojonegoro.

“Pemerintah perlu segera mengambil langkah-langkah konkret untuk mengatasi permasalahan ini, sehingga petani dapat merasa diringankan bebannya dan produksi pertanian dapat meningkat,” harap Ahmad Suyono.

Dengan demikian, harapan untuk mencapai kesejahteraan dan kemakmuran bagi petani di Bojonegoro masih jauh dari kenyataan. Pemerintah diharapkan dapat memberikan perhatian lebih terhadap permasalahan ini dan mencari solusi yang tepat untuk meningkatkan kesejahteraan petani.(sy)