“Kekayaan alam Kabupaten Bojonegoro melalui sumber minyak dan gas menjadi Anugerah bagi generasi sekarang maupun generasi yang akan datang,” ungkapnya.
Lanjutnya Bupati menerangkan implementasi dalam pengelolaan dana Abadi ini adalah Pemkab Bojonegoro akan menyisihkan sebagian pendapatan daerah yang berasal dari sektor Migas sebagai tabungan guna menjamin pendidikan bagi masyarakat Bojonegoro.
“Mekanisme ini disebut sebagai kegiatan menabung akan dilakukan dengan portofolio yang jelas menguntungkan dan memiliki resiko yang rendah,” terangnya.
Pemkab Bojonegoro merencanakan penempatan dana Abadi sebesar Rp.3 triliun dengan mengalokasikan sebagian pendapatan daerah dari sektor Migas dalam jangka waktu 5 tahun.
Pemanfaatan hasil pengelolaan dana Abadi akan dilakukan oleh perangkat daerah yang menyelenggarakan urusan pemerintahan di bidang pendidikan sesuai dengan mekanisme pengelolaan APBD.
Dana abadi Pendidikan ini diharapkan dapat merubah kualitas hidup dan dapat dirasakan merata oleh seluruh masyarakat Kabupaten Bojonegoro.(sy)













