Ads
Nasional

Dorong Kesetaraan Konstituen Dewan Pers, Firdaus Usulkan SMSI Jadi Penanggung Jawab HPN 2027

syailendraachmad51
×

Dorong Kesetaraan Konstituen Dewan Pers, Firdaus Usulkan SMSI Jadi Penanggung Jawab HPN 2027

Sebarkan artikel ini
IMG 20260619 WA0087

JAKARTA||TRANSISINEWS– Ketua Umum Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Pusat, Firdaus, melayangkan usulan strategis agar SMSI dipercaya menjadi penanggung jawab utama perhelatan Hari Pers Nasional (HPN) pada tahun 2027 mendatang.

​Permintaan terbuka tersebut disampaikan langsung di hadapan Ketua Dewan Pers, Prof. Komaruddin Hidayat, saat memberikan sambutan pada agenda bergengsi Malam Anugerah SMSI 2026 yang dihelat di Hall Dewan Pers, Jakarta, Kamis malam (18/6/2026).

​Firdaus menyatakan bahwa sebagai tindak lanjut komitmen tersebut, pengurus pusat SMSI akan segera melayangkan surat permohonan resmi kepada Dewan Pers.

Ia menilai, mekanisme penunjukan penanggung jawab HPN sudah saatnya dilakukan secara bergiliran (rolling) demi mengedepankan asas keadilan bagi seluruh konstituen pers di tanah air.

​“Insya Allah, dengan izin Yang Mulia Ketua Dewan Pers, kiranya berkenan nanti penanggung jawab Hari Pers Nasional yang akan datang itu SMSI. Kami akan kirim surat resmi menyusul,” ungkap Firdaus yang langsung disambut atensi positif para tokoh pers yang hadir.

​Firdaus menggarisbawahi bahwa usulan ini sama sekali bukan bentuk arogansi untuk memonopoli panggung HPN yang merupakan hajatan sakral insan pers nasional. Sebaliknya, organisasi perusahaan media siber terbesar di Indonesia ini justru ingin merajut prinsip kesetaraan (equality) di tubuh konstituen Dewan Pers.

​“Pada HPN yang akan datang, seluruh konstituen itu harus diberi kesempatan sebagai penanggung jawab demi kesetaraan. Ada AMSI, PRSSNI, ATVLI, PWI, SMSI, dan lainnya. Semuanya harus ditempatkan secara setara dan adil,” jabar Firdaus gamblang.

​Secara khusus, Firdaus juga mengetuk pintu dan berharap Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) selaku organisasi pers tertua dapat memberikan restu serta dukungan penuh terhadap ikhtiar SMSI menjadi nakhoda HPN 2027.

​Di samping menyuarakan reformasi struktural HPN, Firdaus menjelaskan bahwa agenda Malam Anugerah SMSI 2026 merupakan instrumen apresiasi dari masyarakat pers kepada para tokoh pemerintah, korporasi, dan publik yang dinilai memiliki kontribusi konkret dalam mengawal kemerdekaan pers di Indonesia.

​Proses penentuan penerima penghargaan pun berlangsung sangat ketat dan berlapis. Tercatat ada 61 nama tokoh yang diusulkan oleh pengurus SMSI tingkat kabupaten/kota serta provinsi dari seluruh penjuru Indonesia.

​Melalui kurasi ketat, puluhan nama tersebut disaring menjadi 32 kandidat, hingga akhirnya diputuskan 16 nama penerima penghargaan final oleh dewan juri.

Proses penjurian dikomandoi langsung oleh Sekretaris Dewan Juri Prof. Taufik serta diawasi ketat oleh Ketua Dewan Pakar SMSI, Prof. Yudi Krisnandi.

​Menariknya, dari 16 figur penerima penghargaan tersebut, dewan juri telah mengunci tiga tokoh yang masuk ke dalam nominasi prestisius penerima Pin Emas SMSI, yang rencananya akan disematkan secara sakral pada puncak peringatan Hari Pers Nasional mendatang.

​”Momentum HPN tidak boleh hanya menjadi ajang perayaan seremonial satu kelompok insan pers saja. HPN harus bertransformasi menjadi wadah makro untuk memperkuat kebersamaan, sinergitas, dan solidaritas seluruh organisasi konstituen Dewan Pers. Keadilan dan kesetaraan adalah marwah yang ingin kami perjuangkan,” pungkas Firdaus menyudahi amanatnya.

​Hadir memeriahkan atmosfer Malam Anugerah SMSI 2026 tersebut di antaranya Ketua Dewan Pers Prof. Komaruddin Hidayat, jajaran fungsionaris pengurus pusat SMSI, para kepala daerah dan tokoh nasional penerima penghargaan, serta ratusan jurnalis dari berbagai daerah di Indonesia. (red/*)