Komposisi ini dinilai memiliki jam terbang tinggi serta fleksibilitas waktu untuk aktif bergerak menyerap aspirasi di lapangan.
Sementara itu, Ketua Dewan Pendidikan Bojonegoro yang baru dilantik, Ahmad Ansaful Marom, menyatakan kesiapannya untuk membawa lembaga ini sebagai jembatan yang responsif.
Dengan latar belakang anggota yang beragam mulai dari unsur perguruan tinggi, wartawan, hingga praktisi, pihaknya berkomitmen untuk memperbanyak mendengar keluhan dari akar rumput.
Ahmad Ansaful Marom menekankan bahwa fokus utama Dewan Pendidikan ke depan adalah penguatan Indeks Pembangunan Manusia melalui investasi pendidikan jangka panjang.
Ia menyadari bahwa investasi di dunia pendidikan sering kali tidak tampak secara fisik atau instan, berbeda dengan pembangunan infrastruktur.
Hasil dari investasi ini tidak bisa dinikmati hanya dalam waktu lima tahun saja, namun investasi masa depan ini harus tetap dimulai sejak dini.
Ansaful Marom menambahkan bahwa proses merumuskan program kerja sama global dan pembenahan mutu ini dipastikan akan menguras energi.
Kendati demikian, hal tersebut telah menjadi tanggung jawab moral yang siap dipikul bersama demi masa depan generasi penerus di Kabupaten Bojonegoro.(red)













