Bupati juga memberikan instruksi khusus kepada para camat yang hadir.
Ia meminta jajaran camat untuk aktif membuka ruang diskusi dan mendorong inovasi pemuda di wilayah masing-masing.
Menurutnya, peran camat sangat krusial dalam menginisiasi gerakan kepemudaan di tingkat lokal.
”Tanggung jawab camat sejatinya sama dengan kepala daerah, yakni mendorong inovasi di wilayahnya. Masa depan Bojonegoro ditentukan oleh bagaimana kita menggerakkan pemuda hari ini,” tegasnya.
Kegiatan ini diikuti oleh berbagai unsur, mulai dari perwakilan perguruan tinggi, organisasi kepemudaan, komunitas, ketua OSIS, hingga guru kesiswaan.
Selain seleksi, para peserta juga mendapatkan pendampingan dan coaching dari para pemenang Pemuda Pelopor tingkat provinsi dan nasional tahun sebelumnya.
Melalui sharing session tersebut, para peserta diharapkan mendapatkan gambaran mengenai tantangan serta strategi dalam membangun gerakan yang berdampak luas dan berkelanjutan bagi masyarakat Kabupaten Bojonegoro.(red/pim)













