“Setiap daerah pasti memiliki kondisi alam dan potensi yang berbeda-beda. Sehingga angka pendapatan masyarakat juga berbeda. Namun, hal itu bisa ditingkatkan melalui kesadaran masyarakat mengenai kemauan untuk mengelola sumber daya yang ada dengan memanfaatkan kemajuan teknologi,” kata Bupati Wahono.
Beberapa warga menyampaikan aspirasi mereka, termasuk mengenai tempat pariwisata yang terbengkalai dan kurangnya ketersediaan air bersih di Desa Kedungsari.
Bupati Wahono menanggapi aspirasi tersebut dengan menyatakan kesiapan pemerintah untuk mendukung pengembangan pariwisata dan budaya lokal, serta menjelaskan bahwa PDAM Bojonegoro sudah berkoordinasi dengan BBWS untuk membangun fasilitas air bersih di Waduk Gongseng.
“Pemerintah Kabupaten Bojonegoro siap mendukung untuk mengangkat pariwisata dan budaya lokal, tentu semua perlu kajian yang lengkap serta keinginan masyarakat yang tinggi untuk mengembangkan,” jawab Bupati Wahono menindaklanjuti aspirasi tersebut.
Melalui program Medhayoh, Pemerintah Kabupaten Bojonegoro berharap agar setiap aspirasi masyarakat dapat didengar dan ditindaklanjuti secara nyata untuk membangun Bojonegoro yang bahagia, makmur, dan membanggakan.
Dengan demikian, diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan meningkatkan ekonomi daerah.(sy)













